Tekan Risiko Kebakaran Saat Kemarau, DPKP Tubaba Perkuat Edukasi dan Kesiapsiagaan

0
36

Kinni.id, Tubaba – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), mengintensifkan upaya pencegahan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi meningkatnya potensi kebakaran selama musim kemarau.

Selain memastikan seluruh personel dan armada berada dalam kondisi siaga, DPKP juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan masing-masing.

Kepala DPKP Tubaba, Sujatmiko, mengatakan cuaca panas yang disertai kondisi lingkungan kering menjadi faktor utama meningkatnya risiko kebakaran, baik di kawasan permukiman, lahan, hutan, maupun fasilitas umum.

“Musim kemarau, kami menghimbau seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan setelah kebakaran terjadi,” ujar Sujatmiko, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, DPKP terus menggencarkan langkah-langkah preventif melalui sosialisasi kepada masyarakat dengan melibatkan aparatur tiyuh dan pamong setempat.

Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran sekaligus membangun budaya mitigasi sejak dini.

DPKP mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah, lahan, maupun rumput kering secara sembarangan. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok di lokasi yang berpotensi memicu kebakaran.

Selain itu, masyarakat diimbau memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi layak, menghindari penggunaan stop kontak dengan beban berlebih, mematikan kompor dan peralatan listrik setelah digunakan, serta menjauhkan bahan-bahan yang mudah terbakar dari sumber api.

Sebagai langkah antisipasi, warga juga disarankan menyiapkan alat pemadam sederhana, seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), karung goni basah, maupun ember berisi air atau pasir untuk penanganan awal apabila terjadi kebakaran berskala kecil.

“Kami juga mengimbau agar akses jalan di lingkungan permukiman tetap terbuka sehingga kendaraan pemadam kebakaran dapat menjangkau lokasi dengan cepat saat terjadi keadaan darurat,” katanya.

BACA JUGA :   PDI Perjuangan Lampung Percepat Musancab untuk Perkuat Konsolidasi Organisasi

Khusus bagi para pedagang, DPKP meminta agar instalasi listrik di setiap kios diperiksa secara berkala serta memastikan aliran listrik dimatikan setelah aktivitas perdagangan selesai guna meminimalkan risiko korsleting.

Sujatmiko menjelaskan, kawasan pasar, permukiman padat penduduk, serta lahan dan kawasan hutan merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi selama musim kemarau sehingga memerlukan perhatian dan kewaspadaan bersama.

Di sisi lain, DPKP memastikan kesiapan personel, armada, dan peralatan dalam menghadapi situasi darurat. Saat ini, DPKP Tubaba mengoperasikan empat unit mobil pemadam yang ditempatkan di tiga pos, yakni Pos Candra Mukti dengan dua unit kendaraan, Pos Pemda satu unit, dan Pos Lambu Kibang satu unit.

“Seluruh personil, peralatan, dan armada pemadam kebakaran dalam kondisi siap siaga. Kami berkomitmen memberikan respons cepat apabila terjadi kebakaran di wilayah Tubaba,” tegasnya.

DPKP juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Laporan keadaan darurat dapat disampaikan melalui Call Center DPKP Tubaba di nomor 0851-8801-5583. (Kn/*)

Facebook Comments