Pemkab Tubaba Siapkan Lahan 9,4 Hektar Dukung Pendirian Sekolah Rakyat

0
219

Kinni.id, Tulang Bawang Barat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional Sekolah Rakyat (SR) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memperluas akses pendidikan gratis bagi keluarga kurang mampu.

Program strategis nasional tersebut menjadi langkah nyata pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul sekaligus memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan yang setara dan berkualitas.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan yang juga Plt. Kepala Dinas Sosial Tubaba, Eri Budi Santoso, melalui Sekretaris Dinsos M. Yusuf, menjelaskan bahwa Pemkab telah menyelesaikan seluruh proses administrasi pengusulan Sekolah Rakyat ke pemerintah pusat.

“Secara administrasi sudah lengkap dan mendapat respons positif dari Kementerian Sosial serta kementerian terkait lainnya. Hanya tinggal beberapa dokumen tambahan yang diminta untuk dilengkapi,” ujar Yusuf, Kamis (6/11/2025).

Ia menambahkan, Pemkab Tubaba mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat lengkap untuk tiga jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, dan SMA, berikut fasilitas asrama bagi siswa.

“Sebagai wujud keseriusan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan final di Tiyuh Kantong Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, seluas sekitar 9,4 hektar. Lokasi ini menggantikan rencana awal di wilayah Gunung Terang,” ungkapnya.

Menurut hasil koordinasi terakhir dengan kementerian terkait, rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Tubaba berpeluang besar direalisasikan pada tahun 2026.

“Insyaallah tahun depan sudah mulai. Nantinya, pembangunan fisik dilakukan oleh Kementerian PUPR, sementara sarana pendukung dan tenaga pendidik akan dibahas lebih lanjut. Semua pembiayaan bersumber dari APBN karena program ini termasuk prioritas nasional,” jelas Yusuf.

Sebagai persiapan, Dinas Sosial juga mengajukan Sekolah Rintisan menggunakan fasilitas sementara di SDN 18 Tiyuh Karta Raharja. Gedung tersebut hanya memerlukan sedikit perbaikan agar dapat digunakan sementara sebelum Sekolah Rakyat berdiri permanen.

BACA JUGA :   Ketua Pekat-IB Tulang Bawang Tanyakan Validasi Data Stunting di Sai Bumi Nengah Nyappur

“Sekolah rintisan ini menjadi tahap awal agar proses pembelajaran bisa segera dimulai. Setelah bangunan utama selesai, siswa akan dipindahkan ke lokasi baru,” katanya.

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Program ini tidak hanya menyediakan pendidikan setara SD hingga SMA, tetapi juga fasilitas asrama, makanan bergizi, dan jaminan kesehatan secara gratis.

“Tujuan utamanya membangun generasi cerdas, sehat, dan mandiri agar ke depan mampu menjadi bagian dari pencapaian visi Indonesia Emas 2045,” tutup Yusuf. (Kn/*)

Facebook Comments