Kinni.id, Bandar Lampung – Perum BULOG kembali mencatat capaian penting dalam pelaksanaan penugasan pemerintah untuk pengadaan gabah dan beras dalam negeri. Hingga 3 Juni 2026, realisasi serapan gabah dan beras petani secara nasional mencapai 3.008.626 ton setara beras atau sekitar 75 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton pada 2026.
Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, menjaga stabilitas harga di tingkat petani, serta memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Realisasi serapan yang menembus angka 3 juta ton itu juga menjadi salah satu capaian pengadaan terbesar dalam sejarah Perum BULOG.
Dalam capaian nasional tersebut, Provinsi Lampung memberikan kontribusi signifikan melalui penyerapan sekitar 400 ribu ton gabah petani atau setara dengan 202.955 ton beras. Realisasi tersebut telah mencapai lebih dari 80 persen dari target pengadaan Kanwil BULOG Lampung sebesar 496.334 ton gabah atau setara 253.885 ton beras.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Lampung, Rindo Safutra, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran BULOG bersama para pemangku kepentingan yang terus bersinergi dalam mendukung pengadaan gabah dan beras petani.
“Alhamdulillah, hingga awal Juni 2026, BULOG Lampung telah berhasil menyerap sekitar 400 ribu ton gabah petani atau setara dengan 202.955 ton beras. Capaian ini telah mencapai sekitar 80 persen dari target pengadaan gabah Kanwil Lampung sebesar 496.334 ton atau setara 253.885 ton beras. Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara BULOG, pemerintah daerah, TNI/POLRI, penyuluh pertanian, kelompok tani, gabungan kelompok tani, serta mitra penggilingan yang bersama-sama mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah dan peningkatan kesejahteraan petani,” ujar Rindo Safutra.
Menurut Rindo, keberhasilan serapan gabah dan beras tersebut tidak terlepas dari berbagai langkah strategis yang dilakukan BULOG Lampung selama musim panen. Langkah tersebut antara lain penjemputan gabah langsung di sentra produksi, penguatan kemitraan dengan penggilingan padi, hingga percepatan proses pengadaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Program penyerapan gabah dan beras petani yang dijalankan BULOG bertujuan memberikan kepastian pasar dan harga yang layak bagi petani. Selain itu, program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah sebagai instrumen penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di masyarakat.
Dengan capaian yang telah melampaui 80 persen dari target pengadaan, BULOG Lampung optimistis dapat terus meningkatkan realisasi serapan hingga target yang ditetapkan tercapai. Upaya tersebut akan terus dilakukan melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan hasil panen petani terserap secara optimal.
Ke depan, BULOG berkomitmen terus memperkuat pengadaan pangan dalam negeri sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi seluruh masyarakat Indonesia. (Kn/*)



