Aprilliati Ajak PAPELA Bumikan Pancasila

0
305
Aprilliati anggota DPRD Provinsi Lampung menggelar sosialisasi pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan

Kinni.id, Bandar Lampung – Jalankan program dalam mencegah pemahaman radikalisme menyebar di masyarakat, Aprilliati SH.MH menggelar sosialisasi pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan.

Aprilliati menyampaikan kegiatan ini menjadi program DPRD provinsi Lampung untuk dapat membumikan pancasila pada seluruh elemen masyarakat.

“Kita seluruh anggota DPRD Lampung turun dapil untuk membumikan pancasila ditengah pesatnya kemajuan teknologi informasi,” kata Anggota komisi V DPRD Lampung, Sabtu (16/07/22).

“Mengikuti era digitalisasi bukan berarti dapat mengikis nilai-nilai ideologi pancasila, untuk itu kami berharap dengan adanya sosialisasi pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan dapat ditanamkan oleh masyarakat dalam berkehidupan sehari-hari,” harapnya.

Srikandi PDI Pejuangan ini juga mengatakan akan terus berusaha sebagai legislator untuk memperjuangkan mata pelajaran Pancasila untuk kembali dimasukan dalam dunia pendidikan.

“Kita akan berupaya untuk dapat mengaungkan kembali pendidikan Pancasila dari tingkat sekolah dasar sampai perkuliahan, supaya generasi muda bangsa dapat memahami pentingnya ideologi pancasila untuk bangsa ini,“ tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung dengan lancar, bertempat di Gunung Mas, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandarlampung.

Aprilliati anggota DPRD Provinsi Lampung bersama Perkumpulan Advokat Perempuan Lampung (PAPELA)

Selanjutnya, setelah melakukan sosialisasi pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan, Aprilliati juga bersama Perkumpulan Advokat Perempuan Lampung (PAPELA) deklarasi dengan siap mendampingi secara hukum untuk melindungi perempuan dan anak.

“Kita siap untuk membantu masyarakat dalam hukum, melakukan pendampingan, edukasi untuk melindungi perempuan dan anak sesuai dengan visi misi,” ujar Nina Zusanti Ketua PAPELA. (KN)

Facebook Comments
BACA JUGA :   Kasi Intel Kejari Pringsewu Klarifikasi Terkait Tuduhan Penjualan Sing Board