Listrik Padam Seharian di Batam, Aktivitas Usaha Terganggu

0
417

KINNI.ID, BATAM – Pemadaman listrik yang terjadi di Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Senin (12/10/2026) mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pelaku usaha. Pemadaman yang diperkirakan berlangsung sejak pukul 06.30 hingga 23.00 WIB itu membuat sejumlah kegiatan usaha terhambat.

Sejumlah pelaku usaha terpaksa menggunakan mesin generator set (genset) sebagai sumber listrik alternatif agar aktivitas mereka tetap berjalan. Namun, penggunaan genset menambah biaya operasional karena membutuhkan bahan bakar.

Salah seorang pemilik bengkel sepeda motor mengatakan, dirinya terpaksa menggunakan genset untuk menunjang aktivitas usaha selama listrik padam.

“bagai mana lagi mau tidak mau harus pakai mesin genget,kebutuhan yang harus di gunakan,yang jelas pengeluaran kita bertambah dari pagi listri mati,berapa liter juga untuk beli minyak bensin,ini mesin kita pakai pertamax ujar pemilik bengkel.”

Gangguan serupa dirasakan pedagang bakso di wilayah Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam. Pedagang tersebut mengaku terpaksa menghentikan aktivitas berjualan karena listrik dan jaringan internet tidak berfungsi.

“mau tutup kita pak karna listrik mati semua ini sekota batam,persiappan kita tidak ada,bahkan jaringan internet juga tidak bisa di gunakan ini mau telpon dari tadi tidak tersambung,bahkan “air juga mati” didak ada air maka nya kita mau tutup bagai mana mau jualan ujar nya.”

Sementara itu, seorang pengemudi ojek online di wilayah Batam Center mengatakan, pemadaman listrik turut disertai gangguan jaringan internet dan sinyal telepon. Kondisi tersebut membuat aktivitasnya mencari penumpang terhambat.

“iya pak lampu mati semua se Kota Batam,jaringan internet dan sinyal juga ikut terganggu tidak bisa di gunakan dari pagi sampai sing ini baru1 kali narik,telepon juga tidak bisa terhubung sudah gawat kita ini dengan dada rasa kecewa.”

BACA JUGA :   Fraksi PKB Soroti Belanja Pegawai dan Optimalisasi PAD Lampung

Berdasarkan pantauan KINNI.ID di lapangan, pemadaman listrik dan gangguan jaringan komunikasi dikeluhkan masyarakat. Gangguan internet juga menyulitkan awak media berkomunikasi dan mengirimkan berita.

Selain pemadaman listrik, warga di wilayah Bengkong Nusantara juga mengeluhkan terhentinya aliran air yang disebut telah berlangsung selama delapan hari. Layanan air di wilayah tersebut dikelola oleh Air Batam Hilir (ABH).

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan mengenai penyebab pemadaman listrik secara menyeluruh di Kota Batam maupun penjelasan terkait gangguan pasokan air di Bengkong Nusantara. (kn/iw)

Facebook Comments