Purnama Wulan Sari Mirza Dukung Gerakan Sejuta Vaksin HPV, Ajak Perempuan Peduli Kesehatan

0
6

KINNI.ID, BANDAR LAMPUNG – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengikuti vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) dosis ketiga dalam Gerakan Sejuta Vaksin HPV bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 KORPRI tersebut berlangsung selama dua hari, 2–3 Juli 2026, di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Kamis (2/7/2026).

Gerakan Sejuta Vaksin HPV merupakan upaya Pemerintah Provinsi Lampung untuk meningkatkan kualitas kesehatan aparatur sekaligus mendukung program nasional pencegahan kanker serviks.

Pemerintah Provinsi Lampung memandang ASN yang sehat sebagai modal utama dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Kegiatan tersebut mengusung tema HUT ke-54 KORPRI, yakni “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju.” Tema ini mencerminkan semangat membangun ASN yang sehat, profesional, dan berintegritas sebagai pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berkinerja tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Purnama Wulan Sari Mirza, yang akrab disapa Batin Wulan, menerima vaksin HPV dosis ketiga sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan kanker serviks. Ia juga mengajak masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk lebih peduli terhadap kesehatan melalui vaksinasi sebagai langkah pencegahan.

Menurut Batin Wulan, kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab kematian pada perempuan. Oleh karena itu, upaya pencegahan melalui vaksinasi dan deteksi dini perlu terus ditingkatkan untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tersebut.

Gerakan Sejuta Vaksin HPV juga menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK serta semangat Bangga Melayani Bangsa.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap kesadaran ASN terhadap pentingnya pencegahan penyakit melalui vaksinasi semakin meningkat. Dengan demikian, budaya hidup sehat dapat tumbuh dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik. (Kn/*)

Facebook Comments
BACA JUGA :   Soal Anggaran Penanganan Stunting, Sekdaprov Klaim Lampung Sudah Efisien