KINNI.ID, BANDAR LAMPUNG – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Lampung, Fahrurrozi, menyampaikan apresiasi kepada Polda Lampung atas keberhasilan mengungkap dan menangkap komplotan begal yang menewaskan Brigpol Arya Supena, S.H.
Apresiasi tersebut disampaikan Fahrurrozi setelah dirinya melihat video viral proses penangkapan komplotan pencuri motor yang diduga melakukan penembakan terhadap anggota Intelkam Polda Lampung. Menurutnya, langkah cepat dan tegas aparat kepolisian menunjukkan keseriusan dalam memberantas tindak kriminal yang meresahkan masyarakat.
Menurut Fahrurrozi, keberhasilan aparat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut menunjukkan komitmen dan keseriusan Polda Lampung dalam memberantas tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat kepada Polda Lampung beserta jajaran kepolisian atas tertangkapnya komplotan begal yang menewaskan Brigpol Arya Supena, S.H. Ini menjadi bukti kerja keras dan ketegasan aparat dalam menegakkan hukum,” ujar Fahrurrozi, Selasa (12/5/2026).
Ia menilai, langkah cepat dan tegas yang dilakukan jajaran kepolisian patut diapresiasi karena mampu memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Fahrurrozi juga menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Brigpol Arya Supena dalam menjalankan tugas negara. Ia berharap dedikasi dan pengorbanan almarhum menjadi inspirasi bagi aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami turut berduka cita atas gugurnya Brigpol Arya Supena. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” katanya.
Selain itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan dan melawan tindak kriminalitas di Provinsi Lampung.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, masyarakat juga harus aktif membantu aparat dengan menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan tindakan yang mencurigakan,” tandasnya. (Kn)



