Agrowisata Kaligua PTPN I Regional 3: The Healing Power of Tea

0
62

KINNI.ID, BREBES – Hamparan kebun teh di lereng Gunung Slamet, kawasan Agrowisata Kaligua, Brebes, Jawa Tengah, membentang bak permadani hijau yang memeluk kontur lahan. Berada di ketinggian 1.500–2.000 meter di atas permukaan laut, kebun teh milik PTPN I Regional 3 (dahulu PTPN IX) ini berhawa sejuk hingga dingin. Tak heran, para pekerja dan warga setempat terbiasa mengenakan jaket dalam keseharian mereka.

Melihat potensi alam yang luar biasa ini, manajemen PTPN I mengembangkan Kaligua sebagai kawasan agrowisata. Destinasi ini mengharmonikan alam, tanaman, aktivitas perusahaan, kehidupan masyarakat, dan nilai budaya lokal dalam kemasan wisata edukatif. Perpaduan unsur alam dan aktivitas sosial itu menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi masyarakat perkotaan yang lekat dengan rutinitas padat dan kebisingan.

Fakta itu dirasakan langsung oleh Dinda (23), seorang pekerja kreatif asal Jakarta yang mengaku menemukan kembali energinya di Agrowisata Kaligua. “Awalnya saya hanya mencari tempat untuk istirahat, tapi Kaligua memberikan lebih dari itu. Suasana di sini benar-benar menenangkan, setiap tarikan napas terasa segar,” ujar Dinda.

Agrowisata Kaligua menyambut pengunjung dengan pemandangan kebun teh yang menyejukkan mata dan udara pegunungan yang bersih. Menurut Suroso, Koordinator Agrowisata Kaligua, yang didampingi Sulistyo, destinasi di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, ini dirancang sebagai tempat ideal untuk melepas penat.

“Kami ingin setiap pengunjung tidak sekadar berjalan-jalan, tetapi benar-benar merasakan manfaat terapeutik dari lingkungan kebun teh. Mulai dari aroma teh yang menenangkan, pemandangan hijau yang menyegarkan, hingga kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses panen, semuanya kami rancang untuk menyegarkan pikiran dan jiwa,” ungkap Suroso.

Di Kaligua, pengunjung dapat menikmati berbagai kegiatan dengan pengalaman holistik, seperti menjelajahi Jalur Wisata Kebun Teh, belajar di Edukasi Pabrik Teh, hingga mengenal sejarah panjang perkebunan yang dibangun sejak masa kolonial Belanda.

BACA JUGA :   Ela-Azwar Dangdutan Bersama Ribuan Warga Kecamatan Sribhawono

Selain itu, tersedia beragam fasilitas penunjang, antara lain penginapan yang nyaman, area perkemahan (camping ground), serta sarana outbound dan olahraga luar ruangan. Dengan peningkatan fasilitas dan penerapan protokol kesehatan yang ketat, PTPN I Regional 3 berkomitmen menghadirkan kunjungan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi setiap wisatawan.

“Kami percaya bahwa keindahan alam dan nilai edukasi yang kami tawarkan dapat menjadi terapi bagi setiap jiwa. Datanglah dan temukan ketenangan Anda di antara hijaunya daun teh Kaligua,” tutup Suroso. (Kn/*)

Facebook Comments