PTPN I Reg 7 Gelar Pasar Murah di 13 Titik Lampung

0
187

KINNI.ID, BANDAR LAMPUNG – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 7 menggelar pasar murah serentak di 13 titik di Provinsi Lampung, Sabtu (30/8/2025). Kegiatan ini digelar untuk mendukung Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan.

Selama pasar murah berlangsung, PTPN I Regional 7 menyiapkan 6,5 ton beras dengan harga jual Rp 57.500 per kemasan 5 kilogram. Adapun titik lokasi penjualan meliputi Sukamenanti, Sukamenanti Baru, Sidodadi, Desa Cipadang, Desa Pesawaran, Komplek Perumahan Pal 8, Kantor Afdeling II Bergen, Posyandu Kebun Way Berulu, Afdeling 3 Bogorejo, Waygalih, Trikora, Masjid Pabrik Pewa, dan Lapangan Merah Pewa.

Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan PTPN I Regional 7, Agus Fahroni, mengatakan kegiatan pasar murah ini merupakan wujud nyata dukungan perusahaan terhadap ketahanan pangan nasional.

“Kami berkomitmen mendukung Bulog dalam menjalankan penugasan negara dalam kedaulatan pangan nasional. Kami memahami peran Bulog sangat strategis dalam membangun ekosistem yang ramah kepada petani, rakyat, dan pedagang komoditas pangan,” ujar Agus.

Menurut Agus, peran Bulog dalam program ini sangat krusial sehingga membutuhkan dukungan seluruh elemen negara dalam menjaga stabilitas pangan. Kesertaan PTPN I Regional 7 juga sekaligus mendukung pemerintah dalam mengendalikan harga pangan, memastikan ketersediaan pasokan, dan mengantisipasi gejolak sosial di masyarakat.

“Lebih dari itu, PTPN I Regional 7 yang merupakan perusahaan perkebunan dengan jumlah karyawan banyak, padat karya, dan berada di kantong-kantong ekonomi baru, membutuhkan pasokan yang cukup besar,” tambahnya.

Agus bersyukur PTPN I Regional 7 dapat melaksanakan Gerakan Pangan Murah di simpul-simpul strategis yang tersebar di 13 titik unit kerja. Ia menegaskan kegiatan ini tidak sekadar menjual bahan pangan dengan harga terjangkau, melainkan juga sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

BACA JUGA :   Sah ! Otto Hasibuan Lantik DPC PERADI Bandar Lampung

“Kami yakin program ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat dan memastikan mereka dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan mudah dan murah,” ujarnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan beras merek SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) produksi Bulog yang dijual di 13 titik pasar murah itu ramai pembeli. Salah satunya Maimunah (48), warga Cipadang, yang merasa terbantu dengan program ini.

“Terima kasih, saya sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Harganya tergolong murah untuk kualitas beras yang baik,” kata ibu tiga anak tersebut. (Kn/*)

Facebook Comments