Pemkot & DPRD Kerahkan Bantuan

0
145
Pemkot & DPRD Kerahkan Bantuan
Hujan deras sejak Jumat (21/2/2025) memicu banjir dan longsor di Bandarlampung, dua warga meninggal dunia, dan anak korban mendapat jaminan pendidikan. Banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Bandarlampung akibat hujan deras sejak Jumat (21/2/2025) telah menewaskan dua warga, yaitu pasangan suami-istri Heryadi Prabowo (38) dan Rosmiani (36). Keduanya meninggal dunia setelah tertimpa tembok dan pondasi tetangga yang roboh akibat longsor di Gang Kelinci, Jalan Sisingamangaraja, Gedong Air, Tanjungkarang Barat.

KINNI.ID, BANDAR LAMPUNG – Hujan deras sejak Jumat (21/2/2025) memicu banjir dan longsor di Bandarlampung, dua warga meninggal dunia, dan anak korban mendapat jaminan pendidikan.
Banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Bandarlampung akibat hujan deras sejak Jumat (21/2/2025) telah menewaskan dua warga, yaitu pasangan suami-istri Heryadi Prabowo (38) dan Rosmiani (36).
Keduanya meninggal dunia setelah tertimpa tembok dan pondasi tetangga yang roboh akibat longsor di Gang Kelinci, Jalan Sisingamangaraja, Gedong Air, Tanjungkarang Barat.
Anak mereka, Rizki (5 tahun), selamat dan kini mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat dan anggota DPRD.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandarlampung, Mayang Suri Djausal, menjamin kebutuhan pendidikan dan hidup Rizki serta anak korban lainnya yang masih balita.
“Insyaallah, kami akan jamin kebutuhan sekolah dan hidup mereka. Kami juga telah memberikan santunan dan bantuan logistik,” kata Mayang usai meninjau rumah duka di Gedong Air, Sabtu (22/2/2025).
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung turut berduka cita atas kejadian ini.
Wali Kota Eva Dwiana mengirim Asisten III Bidang Administrasi Umum, Ahmad Husna, dan Kepala Dinas Sosial, Aklim Sahadi, untuk meninjau lokasi kejadian.

3 Warga Meninggal Dunia

Mereka menyerahkan bantuan sembako dan talih asih sebesar Rp20 juta kepada keluarga korban.
Proses evakuasi korban dilakukan oleh tim gabungan BPBD, Damkar, dan warga setempat sejak Jumat malam pukul 23.00 WIB hingga Sabtu dini hari.
Jenazah Rosmiani ditemukan pukul 03.00 WIB, sementara jenazah Heryadi Prabowo ditemukan pukul 05.00 WIB. Kedua jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. A. Dadi Tjokrodipo.
Selain menangani korban longsor, Pemkot dan anggota DPRD juga memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir di Tanjungkarang Pusat dan bantaran Sungai Way Awi.
“Kami dari Fraksi Gerindra tersebar di beberapa titik untuk meringankan beban keluarga terdampak banjir,” ujar Mayang.
Bencana ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Bandarlampung sejak Jumat malam. Pemkot dan pihak terkait masih terus memantau situasi dan memberikan bantuan kepada warga terdampak. (KN/*)

Facebook Comments
BACA JUGA :   Provinsi Lampung Raih Sertifikat Akreditasi A untuk Program Pelatihan Teknis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif