Mahasiswa Duta e-KPB Diharapkan Menjadi Pelopor Pengimplementasian Program e-KPB

0
278

Kinni.id, Bandarlampung – Gubernur Lampung di wakili Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Zainal Abidin membuka Acara Bimbingan Teknis Aplikasi Kartu Petani Berjaya berbasis elektronik ( e-KPB ) bagi mahasiswa Duta e-KPB di Hotel Emersia, Selasa ( 26/9/2023 ).

Kegiatan ini bertujuan untuk mentransfer pengetahuan terkait e-KPB dan layanan yang bisa dimanfaatkan kepada unit kerja atau perangkat desa sekaligus membangun koordinasi antara perangkat desa dan Pemerintah Provinsi Lampung. Serta memberikan pembinaan dan jaminan pelaksanaan Program KPB kepada para Duta e-KPB dan memberikan pemahaman tentang keuntungan menggunakan aplikasi e-KPB.

Sehingga diharapkan melalui Bimbingan Teknis ini para mahasiswa penerima beasiswa e-KPB dapat menjadi duta e-KPB mewakili Pemerintah Provinsi Lampung untuk menjadi pelopor pengimplementasian pada program e-KPB.

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulisnya yang di sampaikan Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Zaenal Abidin, mengungkapkan bahwa Menteri Pertanian telah menegaskan Provinsi Lampung sebagai lokomotif pembangunan pertanian Indonesia, yang antara lain memiliki fungsi sebagai penyedia pangan nasional, penyedia bahan baku industri dan penyeimbang pembangunan sektor-sektor lainnya.

Hal ini didasari bahwa Provinsi Lampung memiliki banyak potensi komoditas unggulan dalam sektor pertanian seperti padi, jagung, ubi kayu, sektor hortikultura seperti nanas dan pisang, kopi, lada dan kakao serta sektor peternakan. Komoditas – komoditas tersebut telah memenuhi kebutuhan pasar lokal, menyumbang kebutuhan nasional, dan ekspor ke berbagai negara.

Melalui program e-KPB diharapkan petani mendapat kemudahan dalam mendapatkan sarana produksi pertanian seperti benih dan pupuk, akses permodalan dan perbankan dari lembaga keuangan, pembinaan dan pendampingan manajemen usaha tani dan teknologi, pemasaran hasil pertanian, layanan asuransi usaha dan jaminan ketenagakerjaan serta beasiswa pendidikan bagi keluarga petani tidak mampu.

BACA JUGA :   Sugianto Resmi di Lantik Jadi Anggota DPRD Lampung Gantikan Ahmad Fitoni

Dalam perjalanannya, program KPB yang diluncurkan pada tanggal 6 Oktober tahun 2020 ini terus berkembang sesuai dengan kebutuhan di lapangan serta dengan pemanfaatan teknologi berbasis elektronik. Hal ini tentunya memberikan kemudahan dalam mengakses sarana produksi dan permodalan serta proses penggunaannya.

Gubernur berpesan kepada para mahasiswa Duta e-KPB, dapat memberikan pemahaman dalam memperkenalkan aplikasi ini kepada masyarakat.

” Kalian adalah suara yang membawa pesan-pesan penting mengenai manfaat dan keunggulan aplikasi e-KPB. Melalui kerja keras dan keahlian kalian, kami yakin pesan tersebut akan sampai kepada seluruh lapisan masyarakat, ” pesannya.

Pengalaman dari para Duta e-KPB, kata Gubernur, akan menjadi masukan dalam meningkatkan dan mengembangkan aplikasi e-KPB agar sesuai dengan kebutuhan dan harapan para petani.

Dalam kesempatan tersebut Narasumber e-KPB Prof. Dr. Ir Syopiansyah Jaya Putra, menyampaikan latar belakang diciptakannya e-KPB yaitu sebagai perwujudan nyata Visi Pembangunan Provinsi Lampung 2019-2024 ” Rakyat Lampung Berjaya ” yang diterjemahkan dalam misi kedua yaitu Hood Gouvernance untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan kekuatan Ekonomi masyarakat berbasis pertanian dan wilayah pedesaan yang seimbang perkotaan.(Lia)

Facebook Comments