Gubernur Ungkap Progres Positif Sport Center

0
359

Kinni.id, Bandarlampung – Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menjelaskan progress pembangunan Sport Centre yang selama ini selalu disampaikannya di khalayak sebagai salah satu proyek besar untuk membangun prestasi olahraga Lampung ke depan.

Di depan ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) provinsi Lampung dan kabupaten/kota serta seluruh ketua pengprov Cabang Olahraga anggota KONI Lampung dalam silaturahmi yang berlangsung di Mahan Agung, Jl Dr Susilo Telukbetung, kemarin.

Diawali dengan presentasi yang dilakukan melalui layar lebar oleh Kepala Bappeda Lampung, Mulyadi Irsan tentang proyek pembangunan Sport Center A sampai Z.

Dalam kesempatan itu Gubernur Lampung optimis akan segera dilakukan ground breaking dan langsung dilanjutkan dengan pembangunan Stadion Utama Lampung.

“Lokasinya tepat berada di samping exit tol Itera dengan luas sekitar 170 hektar keseluruhan. Disini akan dibangun berbagai Gedung olahraga, termasuk di dalamnya ada Stadion Utama, Lapangan Golf, Gedung-gedung untuk kegiatan Latihan dan pertandingan beladiri, serta kantor KONI serta cabang olahraga anggota KONI Lampung,” kata Arinal.

Lebih lanjut Arinal minta kepada seluruh ketua dan pengurus cabang olahraga mulai sekarang untuk terus berbenah diri, baik dari segi tata laksana administrasi dan pembinaan prestasinya.

“Semua ini terkait, sehingga akan membentuk komitmen dalam meraih prestasi olahraga yang disusun sedemikian rupa untuk mencapai tujuan,” tambah Gubernur.

Di lingkungan Sport Center ini juga disiapkan Gedung khusus untuk melaksanakan iven besar baik olahraga maupun konser musik.

“Ada Gedung khusus di sini bisa dipergunakan sebagai venue cabang olahraga saat melakukan pertandingan penting, bahkan juga bisa untuk konser musik dalam kapasitas besar,” tambahnya.

Yang ditekankan Arinal bahwa dengna Sport Center ini kelak, Lampung akan mengajukan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga nasional (PON).“Sambil berjalan pembangunan Sport Center secara bertahap, kita juga sudah bisa mengajukan diri untuk tuan rumah PON, karena sarana dan prasarana sudah tersedia.” Tuturnya.
Dialogis

BACA JUGA :   Penurunan Harga Gabah, DPRD Lampung Ujar Masih Normal

Dengan penjelasan tersebut, Gubernur juga membuka diskusi dengan seluruh insan olahraga, yang beberapa diantaranya adalah anggota DPRD Provinsi Lampung yang menyaran beberapa hal yang penting untuk diperhatikan sebelum pembangunan Sport Center dimulai.
Salah satu cabang olahraga juga sempat mengusulkan sebuah venue khusus untuk sarana lapangan olahraga berkuda dari Pordasi Lampung.

“Pak Gubernur, kami dari Pordasi Lampung. Ijin menginformasikan bahwa kami memang anggota baru KONI Lampung, namun secara kualitas atlet kami sudah memiliki beberapa atlet berkuda yang berkualitas nasional dan internasional, terutama di pada disiplin Equestrian dan Endurance,” kata Romi, Wakil Ketua Pordasi Lampung.

Terkait dengan itu, Romi mengajukan permohonan untuk kiranya disediakan areal sekitar empat hektar untuk venue Berkuda khususnya Equestrian dan Endurance.

Beberapa usulan lain juga catat sebagai masukan yang berguna untuk menyempurnakan Sport Center yang akan menjadi kebanggaan olahraga Lampung.

“Ya tentu semua menjadi masukan yang positif yaa. Nanti kita terus banyak melakukan koordinasi dengan pihak pelaksana proyek ini. Dan in ikan untuk kepentingan kita semua,” ungkap Gubernur.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan deklarasi dukungan dari pengurus KONI Kabupaten Kota dan Pengprov Cabang Olahraga yang mendorong agar Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi berkenan menjadi ketua KONI Lampung periode 2023-2027 mendatang.

Diketahui, bahwa Pemprov Lampung telah menentukan lokasi pembangunan pusat kegiatan olah raga (PKOR) atau Sport Center.

Penetapan lokasi ini Berdasarkan Keputusan Gubernur Lampung Nomor: G/730/B.06/HK/2022 tanggal 30 November 2022 tentang Penetapan Lokasi Pembangunan Pusat Kegiatan Olahraga beserta fasilitasnya di Provinsi Lampung.

Ditandatangani Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto pembangunan lokasi sport center ini berada di Lampung Selatan.

“Lokasi sudah ditentukan di Kecamatan Jati Agung di Desa Banjar Agung dan Desa Wayhui. Ada juga di Kecamatan Tanjung Bintang di Desa Way Galih dan Desa Sabah Balau,” kata Fahrizal.

BACA JUGA :   Hadiri Rakorda Gerindra Lampung, Iyay Mirza Doakan Benny Uzer Jadi DPD RI

Secara total bangunan ini akan berdiri di lahan seluas 1.700.000 meter persegi atau seluas 170 Hektar. Rencananya tanah ini akan dipergunakan sebagai Pusat Kegiatan Olahraga beserta fasilitasnya.

“Perkiraan jangka waktu pelaksanaan pengadaan tanah Perkiraan waktu yang dibutuhkan dari tahap persiapan sampai dengan penyerahan hasil adalah diperkirakan 6 bulan kedepan sampai April 2023,” lanjut Fahrizal.

Untuk pembangunan nya, diberikan jangka waktu pembangunan yang diperkirakan mencapai 5 Tahun. Mulai tahun tahun 2023 sampai dengan tahun 2028.

“Dengan adanya pengumuman ini, masyarakat harus tahu. Dan apabila terdapat Pihak yang keberatan dapat mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara setempat paling lambat 30 hari kerja sejak dikeluarkannya penetapan lokasi yang diterbitkan per 20 Desember 2022,” katanya.(Red)

Facebook Comments