BI Tegaskan Rupiah sebagai Alat Pembayaran yang Sah di Indonesia

0
335

Kinni.id, Bandar Lampung – Seiring dengan adanya indikasi penggunaan alat pembayaran selain Rupiah di masyarakat, Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa berdasarkan Pasal 23 B UUD 1945 jo. Pasal 1 angka 1 dan
angka 2, Pasal 2 ayat (1) serta Pasal 21 ayat (1) UU Mata Uang, Rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan setiap transaksi yang
mempunyai tujuan pembayaran yang dilakukan di wilayah NKRI wajib menggunakan Rupiah.

BI mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan menghindari penggunaan alat pembayaran
selain Rupiah.

Dalam hal ini kami menegaskan bahwa Dinar, Dirham atau bentuk-bentuk lainnya selain uang Rupiah bukan merupakan alat pembayaran yang sah di wilayah NKRI. BI mengajak
masyarakat dan berbagai pihak untuk menjaga kedaulatan Rupiah sebagai mata uang NKRI.

BI berkomitmen untuk terus mendorong gerakan untuk mencintai dan merawat Rupiah bersama
dengan Otoritas terkait dan seluruh komponen masyarakat sebagai salah satu simbol kedaulatan negara. (Rls)

Facebook Comments
BACA JUGA :   Lesty Bantu Korban Angin Puting Beliung