PTPN I Kembangkan Bioetanol untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

0
40

KINNI.ID, JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I/Persero) memperkuat komitmennya mendukung transisi dan ketahanan energi nasional melalui pengembangan bioetanol berbasis komoditas perkebunan sebagai energi baru terbarukan (EBT).
Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras dalam ajang Leaders’ Briefing 2026 bertema Membangun Ketahanan Energi dan Mobilitas Nasional di Jakarta, Kamis (16/7).

“Sebagai satu-satunya BUMN pangan yang memproduksi bioetanol, PTPN I memegang peran strategis dalam menyediakan energi terbarukan. Namun, potensi besar ini baru bisa optimal jika kita membangun ekosistem industri yang benar-benar terintegrasi,” ujar Abdul Rivai Ras di sela-sela diskusi.

Menurut Abdul Rivai, penguatan ekosistem tersebut mencakup peningkatan kapasitas produksi secara berkelanjutan serta optimalisasi penyerapan bioetanol di pasar domestik.
Ia menilai bioetanol memiliki peran ganda. Selain menjadi bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan untuk menekan emisi karbon, komoditas tersebut juga menjadi instrumen strategis dalam menciptakan nilai tambah sektor perkebunan melalui hilirisasi industri.

Meski demikian, Abdul Rivai menggarisbawahi bahwa percepatan adopsi energi baru terbarukan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat dari berbagai sektor.

“Pengembangan energi terbarukan membutuhkan sinergi seluruh pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya, bioetanol dapat menjadi solusi strategis dalam memperkuat kemandirian energi Indonesia,” tambah Abdul Rivai.

Ia mengatakan, langkah strategis PTPN I dalam mendorong transformasi bisnis, inovasi, dan hilirisasi produk berbasis sumber daya terbarukan sejalan dengan implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, terutama dalam mempercepat swasembada energi serta meningkatkan daya saing industri nasional di tingkat global.

Forum strategis tersebut turut dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim S. Djojohadikusumo, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, serta Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo. Hadir pula jajaran pimpinan BUMN, pelaku usaha swasta, akademisi, dan insan media nasional untuk merumuskan solusi energi berkelanjutan bagi Indonesia. (Kn/*)

Facebook Comments
BACA JUGA :   PTPN VII Menangkan Sengketa Lahan Sidosari