Kinni.id, Batam — Judi online telah menjadi ancaman serius yang merusak berbagai sendi kehidupan masyarakat, mulai dari generasi muda, aspek ekonomi hingga kesehatan mental. Bahkan, aktivitas ini berdampak menghancurkan tatanan masyarakat.
Berbagai cara dilakukan mafia yang menggeluti usaha 303 untuk melancarkan aksinya. Salah satunya, sebuah apartemen menara hunian vertikal properti pencakar langit di wilayah Baloi, Kota Batam, diduga menjadi lokasi operasional server judi online (judol) yang berlangsung secara tersembunyi di beberapa lantai bangunan tersebut.
Sumber awak media ini mengatakan, sebagian besar pekerja yang diduga terlibat dalam operasional judi online tersebut merupakan warga negara asing, khususnya berasal dari Vietnam.
Pantauan awak media di lokasi menunjukkan area sekitar apartemen tampak sepi tanpa aktivitas mencolok. Hanya terlihat beberapa kendaraan, termasuk mobil mewah. Namun, petugas keamanan terlihat meningkatkan kewaspadaan dengan memantau ketat setiap orang yang keluar masuk kawasan tersebut.
Sumber mengungkapkan, aktivitas yang diduga berkaitan dengan judi online itu berada di lantai 4 dan lantai 5 apartemen, sementara lantai 2 disebut digunakan sebagai tempat istirahat para operator.
“Untuk aktivitas judi online itu di lantai 4 dan 5, sedangkan lantai 2 dipakai para operator untuk istirahat. Mereka diduga sebagian besar berasal dari Vietnam,” ujar sumber tersebut.
Ia menambahkan, akses menuju area tersebut cukup tertutup. Di bagian luar terdapat petugas keamanan, sementara di dalam juga dijaga ketat oleh sejumlah petugas lainnya.
“Untuk masuk ke dalam susah. Di luar ada dua petugas sekuriti, sedangkan di dalam ada empat petugas keamanan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, sumber itu juga menyebut adanya sosok yang diduga sebagai pengendali atau “bos” dalam operasional tersebut. Orang tersebut dikabarkan kerap datang menggunakan kendaraan mewah.
“Bosnya biasanya datang pakai Alphard,” ungkapnya.
Para pekerja disebut jarang keluar dari area apartemen karena operasional server judi online berlangsung selama 24 jam. Seluruh kebutuhan diduga telah disiapkan di dalam lokasi, termasuk perempuan juga disiapkan bagi para pekerja. (Kn/*)



