BP Batam Kembangkan New Nagoya, Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

0
675

Kinni.id, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak perekonomian daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan berbagai destinasi wisata baru di Kota Batam.
Salah satu destinasi yang saat ini tengah dikembangkan ialah Wilayah Penataan dan Pengembangan Prioritas New Nagoya. Kawasan wisata baru ini mengusung konsep walkable city yang menitikberatkan pada kenyamanan pejalan kaki, ketersediaan parkir, serta manajemen lalu lintas guna menciptakan ruang publik yang hidup dan terintegrasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pengembangan New Nagoya mendapat dukungan dari Wakil Menteri Koperasi dan UMKM RI, Helvi Yuvi Moraza, saat berkunjung ke kawasan Jodoh Boulevard, Jumat (9/1/2026).
Selain sebagai pusat perbelanjaan, New Nagoya juga diarahkan untuk melestarikan budaya kehidupan masa lalu Kota Batam, khususnya di kawasan Jodoh Boulevard dan sekitarnya yang selama ini dikenal sebagai kawasan niaga.
“Kami berharap, upaya mengembalikan Jodoh sebagai pusat ikon wisata belanja di Kota Batam dapat segera terlaksana. Sehingga dengan konsep baru ini, juga akan terciptanya peran dari UMKM dalam pembangunan ekonomi Kota Batam,” ujarnya.
Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menjelaskan bahwa pengembangan New Nagoya merupakan salah satu misi Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra dalam membangun pariwisata berbasis walkable city.
New Nagoya direncanakan memiliki jalur ramah pejalan kaki sepanjang kurang lebih 4,7 kilometer. Kawasan ini akan terintegrasi mulai dari Pelabuhan Harbour Bay sebagai pintu masuk utama wisatawan mancanegara dari Singapura dan Malaysia, hingga Nagoya City Walk, Grand Batam Mall, serta Jalan Taman Kota yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Pakuwon Mall.
Konsep tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali kawasan Nagoya sebagai pusat aktivitas wisata, ekonomi, dan UMKM yang ramah pejalan kaki.
“Kita mulai dari Pelabuhan Harbourbay dengan harapan, kita bisa membawa wisatawan mancanegara dari Singapura dan Malaysia untuk menghidupkan kembali pariwisata dan berkelanjutan,” katanya.
Menurut Mouris, momentum dua hari besar keagamaan yang akan datang, seperti Imlek dan Idulfitri, dapat menjadi langkah awal dalam menggerakkan perekonomian di kawasan wisata New Nagoya. Namun, menjelang momen tersebut, diperlukan penataan terhadap pelaku UMKM, khususnya yang berada di sepanjang Jodoh Boulevard.
“Jadi harapannya, kalau bisa ditata dengan rapi, akan ada semangat baru bagi perekonomian di wilayah sana. Toko-toko nantinya akan mulai berbenah, dan memikirkan usaha baru yang bisa terintegrasi antara satu sama yang lain,” tutupnya. (FH/EI)

Facebook Comments
BACA JUGA :   Pj. Gubernur Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Kantor Pertanahan