PTPN I Siapkan “Trail Run Banaran 2025”, Jejak Kaki di Kebun Kopi

0
212

Kinni.id, JAKARTA — PTPN I sebagai Subholding PTPN Group terus melakukan penguatan bisnis. Meski masih berfokus pada komoditas karet dan teh, berbagai lini nonkomoditas seperti pariwisata, properti, pendidikan, dan ritel terus digarap. Bisnis berbasis pelayanan yang memanfaatkan aset perusahaan ini dipromosikan secara masif.

“Bulan November 2025, kami akan gelar Banaran Trail Run di Semarang. Ini adalah agenda nasional untuk mempromosikan Kampoeng Kopi Banaran yang merupakan salah satu aset nonkomoditas milik PTPN I. Kami akan undang stakeholder, terutama penikmat olahraga rekreasi, untuk menjejak jogging track menantang nan indah di kebun kopi yang merupakan aset agrowisata kami,” kata Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Pernyataan itu disampaikan usai menerima laporan rencana kegiatan promosi pariwisata Banaran Trail Run 2025 dari Regional 4 Jawa Tengah (sebelumnya PTPN IX). Didampingi Sekretaris Perusahaan Aris Handoyo, Teddy mengatakan, melalui ajang tersebut pihaknya memproyeksikan Kampoeng Kopi Banaran menjadi salah satu sumber pendapatan dari sektor nonkomoditas yang kompetitif.

Kampoeng Kopi Banaran adalah kebun kopi seluas 40 hektar yang dirancang sebagai destinasi wisata edukasi dan konservasi dengan nuansa alam yang indah dan tertata rapi. Berada di kawasan sejuk, Banaran Trail Run disebut akan menjadi pengalaman menarik bagi pelari untuk menjajal performa terbaik sambil menikmati panorama perkebunan asri.

“Kami proyeksikan Kampoeng Kopi Banaran ini menjadi salah satu profit centre dari sektor hospitality, khususnya pariwisata. Model promosi dengan menggelar even ini akan kami galakkan di semua regional yang memiliki aset keunikan alam. Sebab, sektor hospitality pada saatnya harus menjadi backbone yang kuat bagi supporting co,” ujar Teddy.

Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo, menjelaskan Banaran Trail Run 2025 bukan sepenuhnya lomba lari maraton. Lebih dari sekadar lari, even ini menggabungkan unsur kesehatan fisik dan mental dengan kemeriahan rekreasi.

BACA JUGA :   Human Body Remain Tambah 2, Total 141 Kantong Jenazah

“Kami gagas sebagai ajang olahraga rekreasi, tetapi dikemas dalam kategori lomba lari. Peserta dibagi berdasarkan jarak tempuh, yakni 5 kilometer, 12 kilometer, dan 21 kilometer. Pesertanya bebas mendaftar dan berkontribusi. Ada banyak hadiah menarik bernilai ratusan juta rupiah. Silakan pantau informasinya melalui media resmi kami di beberapa platform,” kata Aris.

Rute lari akan menjelajahi jalur menantang dan berbukit di dalam area perkebunan. Jalur ini berada di ketinggian 480–600 meter di atas permukaan laut dengan suhu udara 23°C–27°C, yang memberikan pengalaman berbeda dan menyegarkan.

“Ini sangat menarik. Baru dua hari terinfo ke media sosial, sudah banyak yang menelepon dan menanyakan banyak hal. Jadi, jangan ketinggalan informasi, ya,” ujar Aris.

Sebagai destinasi wisata, Kampoeng Kopi Banaran menawarkan rekreasi dan edukasi di tengah perkebunan kopi. Fasilitasnya lengkap untuk kegiatan indoor maupun outdoor, mulai dari gedung pertemuan untuk konvensi, rapat kerja, dan acara resmi, penginapan, restoran, hingga wahana permainan ramah anak.

“Pokoknya sudah lengkap dan cukup representatif. Ayo silakan datang dan nikmati alam indah di Kampoeng Kopi Banaran dengan segala fasilitasnya. Mau off-road juga ada, camping ground tersedia, mau rapat atau pertemuan keluarga juga menarik. Tahun lalu kami Raker PTPN I juga di situ,” kata Aris. (Kn/*)

Facebook Comments