Komisi II DPRD Lambar Pelajari Pengelolaan Panas Bumi Berkelanjutan di Gunung Salak

0
112

Kinni.id, Lampung Barat – Kinni.ID Komisi II DPRD Lampung Barat melakukan kunjungan kerja ke Star Energy Geothermal Panas Bumi Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/7/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari praktik pengelolaan panas bumi yang berkelanjutan sekaligus memperkuat pemahaman mengenai tata kelola energi baru terbarukan sebagai energi ramah lingkungan.

Selain itu, Komisi II DPRD Lampung Barat juga mendalami manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat dan daerah dari pemanfaatan energi panas bumi pada masa mendatang.
Ketua Komisi II DPRD Lampung Barat Bambang Dwi Saputra mengatakan, kunjungan kerja tersebut dilakukan sebagai upaya pendalaman mengenai tata kelola lapangan panas bumi, mulai dari aspek teknis, perlindungan lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi operasional.

“Lambar memiliki potensi panas bumi yang sama dan proses pemanfaatan potensi panas bumi ini tengah berjalan. Dengan itu, tentu memerlukan referensi mengenai praktik dalam pengelolaan agar dapat memberikan manfaat yang baik kedepan,” katanya.

Bambang mengatakan, pihaknya bersama rombongan melihat langsung tata kelola panas bumi yang telah berjalan di Gunung Salak. Menurut dia, pengelolaan panas bumi dapat berjalan berdampingan dengan kawasan hutan.
“Ini yang menjadi catatan kami, bahwa ekplor panas bumi bisa berjalan tampa ada kerusakan hutan yang ditimbulkan, ekosistem masih terjaga dengan baik,” ucapnya.

Dengan kata lain, lanjut Bambang, pengelolaan panas bumi dapat dipertanggungjawabkan dengan baik tanpa merusak ekosistem yang ada.
Menurut dia, pengelolaan panas bumi yang berkelanjutan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, pemerintah pusat, dan masyarakat sehingga investasi dapat berjalan dengan tetap memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi II DPRD Lampung Barat memperoleh penjelasan mengenai pengelolaan reservoir panas bumi, penerapan standar keselamatan kerja, pengendalian dampak lingkungan, serta program tanggung jawab sosial perusahaan yang melibatkan masyarakat di sekitar area operasi.

BACA JUGA :   Kadisnaker Lampung Buka Bimbingan Teknis Jaminan Sosial

Selain itu, pengelolaan fluida panas bumi melalui sistem injeksi kembali ke dalam reservoir dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya sekaligus mempertahankan produktivitas lapangan panas bumi dalam jangka panjang. (ADV)

Facebook Comments