Festival Foto IJP Lampung Dorong OPD Lebih Terbuka Publikasikan Kinerja

0
249

Kinni.id, Bandar Lampung — Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung menggelar Festival Foto Akhir Tahun di Ruang Sula Abung, Kantor Gubernur Lampung, Senin (29/12/2025). Kegiatan ini mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung lebih aktif mempublikasikan kinerja kepada masyarakat melalui visual foto.

Ketua IJP Lampung Abung Mamasa mengatakan, foto memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kerja pemerintah kepada publik. Menurut dia, foto bukan sekadar dokumentasi, melainkan jendela bagi masyarakat untuk melihat langsung apa yang dikerjakan pemerintah.

“Kami berharap ke depan OPD aktif mempublikasikan foto-foto kegiatannya. Masyarakat berhak tahu apa yang dikerjakan Pemerintah Provinsi Lampung,” kata Abung saat memberikan sambutan di hadapan jajaran Pemerintah Provinsi Lampung.

Abung menyoroti masih adanya OPD yang minim memperbarui dokumentasi kegiatannya, meski era digital memudahkan penyebaran informasi visual.
“Prosesnya tidak payah, semua dalam genggaman. Sayang jika kinerja tidak terdokumentasi,” ujarnya.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela yang membuka acara tersebut menyampaikan apresiasi kepada IJP Lampung atas inisiatif festival foto tersebut. Namun, ia juga menegaskan masih perlunya peningkatan kesadaran OPD dalam mempublikasikan kegiatan.

“Atas nama pemprov saya memberi apresiasi. Tapi saya gemes juga sama OPD yang tidak aktif,” kata Jihan.

Ia menegaskan, Gubernur Lampung telah menginstruksikan agar seluruh OPD aktif di media sosial, mengingat masyarakat kini lebih banyak mengakses informasi melalui gawai.
“Humas di masing-masing OPD masih belum paham betul apa yang harus dikerjakan. Banyak kerja, tapi tidak terpublikasi. Akhirnya tidak sampai kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Jihan, publikasi melalui foto bukanlah pencitraan, melainkan bukti nyata kerja pemerintah.
“Foto sangat penting. Redaksi tanpa foto itu kurang sekali. Yang bikin masyarakat ingin membaca adalah foto dan video. Tapi tetap foto harus beretika. Festival ini langkah nyata IJP Lampung,” tuturnya.

BACA JUGA :   PT Domus Jaya Bantah Adanya Pemalsuan Dokumen Ekspor CPO

Salah satu dewan juri, Simon Abdurrahman, menilai karya-karya peserta menunjukkan pergeseran dari foto seremoni menuju visual yang lebih menonjolkan sisi kemanusiaan dan ketepatan momen.

“Dalam komunikasi visual, sudut pandang itu penting. Foto bukan hanya dokumentasi acara. Yang mulai muncul adalah human interest momen, ketepatan waktu, dan sinergi visual. Itulah yang membuat foto bicara. Dan ketika karya bicara, publik mendengar,” katanya.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan juga menilai festival ini sejalan dengan upaya membangun budaya kerja yang lebih terbuka dan inovatif.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi Diskominfotik dan IJP. OPD sekarang dituntut berinovasi dan menampilkan kegiatannya di media sosial, terutama Instagram,” kata Marindo.

“Ke depan, kita dorong OPD terus aktif menyiarkan kegiatannya agar masyarakat tahu apa yang sedang kita jalankan,” lanjutnya.

Menjelang penutupan acara, panitia mengumumkan pemenang Festival Foto Akhir Tahun IJP Lampung 2025. Juara I diraih Dinas Peternakan, Juara II RSUD, Juara III Dinas Lingkungan Hidup, dan kategori Favorit diraih Dinas Pemuda dan Olahraga.

Penilaian dilakukan oleh empat dewan juri lintas profesi, yakni Syahroni Yusuf (PWI Lampung), Oyos Saroso (AMSI Lampung), Ardiansyah (PFI Lampung), dan Simon Abdurrahman (akademisi).
Abung Mamasa berharap festival ini dapat menjadi pengingat bagi OPD agar konsisten mendokumentasikan dan mempublikasikan kinerja kepada masyarakat.

“Ke depan, kita berharap OPD menunjukkan kinerjanya lewat publikasi. Bukan sekadar untuk lomba, tapi untuk masyarakat. Sebab pada akhirnya, foto bukan hanya gambar. Ia adalah jejak. Jejak yang membuat publik percaya bahwa kerja pemerintah benar-benar terjadi bukan hanya terdengar, tetapi terlihat,” pungkasnya. (Kn/*)

Facebook Comments