DPRD Desak Atasi Krisis Solar di Lampung

0
75

KINNI.ID, BANDAR LAMPUNG – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, menyoroti kelangkaan solar yang belakangan dikeluhkan masyarakat. Ia menyebut kondisi tersebut berdampak serius terhadap aktivitas ekonomi, terutama di sektor pertanian, transportasi, dan perikanan.

“Kita mendapat banyak keluhan dalam beberapa hari terakhir. Ada kelangkaan solar, dan itu menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu. Walaupun tersedia, antreannya sangat panjang dan sering kali sampai di tempat, solar sudah habis,” ujar Fatikhatul, Senin (29/9/2025).

Menurutnya, kelangkaan solar dapat menghambat berbagai sektor vital yang menopang perekonomian di Lampung.

“Alat pertanian butuh solar, kendaraan butuh solar, nelayan tidak bisa melaut tanpa solar, sopir tidak bisa beraktivitas. Bahkan kebutuhan infrastruktur petani juga terhambat. Ini jelas mengganggu roda ekonomi daerah,” tegas politisi perempuan tersebut.

Fatikhatul menyatakan pihaknya akan mendorong seluruh pihak terkait untuk duduk bersama mencari solusi agar persoalan kelangkaan solar dapat segera diatasi.

“Kita dorong kolaborasi antarinstansi, termasuk pengawasan yang ketat. Sebab selain menjalankan fungsi pengawasan, kami di DPRD juga berhubungan langsung dengan masyarakat. Maka kami harus memahami dan menyuarakan keresahan mereka,” imbuhnya.

Terkait dugaan adanya penimbunan solar, Fatikhatul mengaku akan menindaklanjuti informasi tersebut.

“Kita akan cari tahu apakah benar ada oknum yang melakukan penimbunan hingga menyebabkan ketersediaan solar berkurang. Kalau terbukti, tentu pihak berwenang harus bertindak tegas. Dan kami pastikan DPRD akan mengawasi itu,” pungkasnya. (Kn/*)

Facebook Comments
BACA JUGA :   Budiman AS Calonkan Diri Kembali Sebagai Ketua DPC Demokrat Bandarlampung