Dialog Publik PERMAHI Lampung Angkat Isu Indonesia Emas 2045

0
564

KINNI.ID, BANDAR LAMPUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Lampung akan menggelar Dialog Publik bertajuk “Indonesia Emas 2045? Siapa yang Bertanggung Jawab Atas Kerusuhan Saat Ini” pada Jumat (26/9/2025) pukul 13.00 WIB di Gedung Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Lampung.

Acara ini bertujuan menjadi wadah refleksi dan diskusi terbuka mengenai situasi sosial-politik dan keamanan nasional, menjelang target besar Indonesia menjadi negara maju pada 2045.

Hadirkan Tokoh Penting Nasional dan Daerah
Sejumlah tokoh akan menjadi narasumber, antara lain:

Hj. Eva Dwiana, S.E., M.Si. – Wali Kota Bandar Lampung

Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M. – Gubernur Lampung

Irjen Pol Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si. – Kapolda Lampung

Ahmad Giri Akbar, S.E., MBA. – Ketua DPRD Lampung

Tri Rahmadona – Ketua Umum DPC PERMAHI Lampung

Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. – Pangdam XVI/Radin Inten

Selain itu, dialog juga menghadirkan tokoh dari berbagai latar belakang, yakni:

Rico Kiat Sanjaya, S.H. – Aktivis

Dr. Zainudin Hasan, S.H., M.H. – Akademisi

Subadira Nuka, S.H. – Praktisi Hukum

Dr. Fathul Mu’in, S.H. – Pakar Hukum

Umar Robbani, S.H. – Jurnalis

Ruang Diskusi Terbuka dan Gratis
Kegiatan ini terbuka untuk umum dan gratis. Peserta akan mendapatkan sejumlah manfaat, seperti e-sertifikat, ilmu bermanfaat, relasi dan jejaring, serta snack dan makan gratis.

Dialog publik akan dipandu oleh moderator Rizal Adipati (Bang Taun) dan Anisa Qorita. Sementara Muhammad Asri ditunjuk sebagai ketua pelaksana.

“Sehubungan dengan komitmen DPC PERMAHI Lampung dalam membangun ruang dialektika kritis mengenai isu-isu kebangsaan dan hukum, maka kami menyelenggarakan diskusi publik ini dengan tujuan memberikan ruang kajian akademis serta membangun kesadaran mahasiswa hukum dalam melihat persoalan sosial, politik, dan hukum kontemporer yang menjadi tantangan menuju Visi Indonesia Emas 2045,” ujar panitia dalam keterangan tertulis. (Kn/*)

Facebook Comments
BACA JUGA :   Reforma Agraria, Arinal: Kolaborasi Itu Perlu!