Gubernur Lampung Lantik Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

0
210

Kinni.id, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melantik dan mengambil sumpah/janji dua pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Utama, Kamis (18/9/2025).

Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/5117/VI.04/2025 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pegawai negeri sipil dalam dan dari jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, yang ditetapkan di Bandar Lampung pada 16 September 2025.

Adapun pejabat yang dilantik yaitu:

1. Anang Risgiyanto, sebelumnya Penelaah Teknis Kebijakan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, dilantik menjadi Kepala Bappeda Provinsi Lampung.

2. Rendi Reswandi, sebelumnya Kepala Bidang Mutasi dan Promosi ASN pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, dilantik menjadi Kepala BKD Provinsi Lampung.

Gubernur Rahmat menyebutkan, posisi Kepala Bappeda dan Kepala BKD merupakan otak dan jantung birokrasi daerah. Bappeda, kata dia, memiliki peran sebagai arsitek pembangunan daerah.

Menurut Rahmat, perencanaan yang baik harus berbasis data, mengutamakan partisipasi masyarakat, serta mampu mengintegrasikan program-program strategis daerah dengan kebijakan nasional.

“Kita ingin pembangunan di Lampung bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi juga menyentuh aspek kualitas manusia, pemerataan ekonomi, serta pelestarian lingkungan. Dengan perencanaan yang matang, kita akan mampu mewujudkan Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Gubernur.

Sementara itu, Gubernur meminta BKD mampu menata manajemen ASN secara lebih profesional dan berbasis merit system. Ia juga berharap BKD mempercepat transformasi digital dalam pelayanan kepegawaian untuk menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat, mulai dari rekrutmen, pengembangan kompetensi, hingga sistem penilaian kinerja.

“Kita ingin membangun birokrasi yang berintegritas, disiplin, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. ASN Lampung harus menjadi aparatur yang adaptif, inovatif, serta melayani dengan sepenuh hati,” kata Rahmat.

BACA JUGA :   Politik Hijau Jadi Stakeholder Di HUT PDIP ke 48

Gubernur juga berpesan agar pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, membangun sinergi dengan seluruh perangkat daerah, serta menjadi motor penggerak perubahan, teladan, dan inspirasi bagi seluruh pegawai.

“Jabatan adalah amanah yang harus diemban dengan komitmen, keteladanan, dan kerja nyata,” ujarnya.

Ia mengajak menjadikan momentum pelantikan sebagai semangat baru, mengingat tantangan pembangunan ke depan yang semakin kompleks, mulai dari transformasi digital, tuntutan pelayanan publik yang cepat, hingga perubahan sosial-ekonomi yang dinamis.

“Tetapi saya percaya, dengan kerja keras, inovasi, dan kebersamaan, Lampung akan mampu menjadi provinsi yang unggul, berdaya saing, dan sejahtera,” pungkasnya. (Kn/*)

Facebook Comments