Hilirisasi Cerutu Golden Djawa, Komitmen PTPN I Dukung Asta Cita

0
239

KINNI.ID, JEMBER – Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas menyatakan akan mendorong hilirisasi produk cerutu Golden Djawa sebagai salah satu merek andalan PTPN I, baik di pasar ekspor maupun domestik. Hal itu ia sampaikan saat meninjau kebun tembakau dan pabrik cerutu PTPN I Regional 5 Ajong Gayasan, Jember, Jawa Timur, pekan lalu.

“Kita fokus pada Asta Cita Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, untuk hilirisasi. PTPN I punya produk hilir cerutu yang sudah legendaris di pasar dunia, yaitu Golden Djawa. Brand yang telah menjadi simbol cita rasa cerutu Jawa atau semacam duta cerutu Indonesia. Penikmat cerutu Golden Djawa meliputi USA, Dominika, Swiss, Jerman, Belanda, Spanyol, Hongaria, Turki, Republik Ceko, serta pasar Asia dan domestik,” kata Teddy.

Dalam kunjungan itu, Teddy didampingi Direktur Pemasaran dan Aset Manajemen Landi Rizaldi Mangaweang serta Sekretaris Perusahaan Aris Handoyo. Rombongan disambut Region Head PTPN I Regional 5 Winarto, SEVP Operation Asep Sontani, SEVP Business Support Subagiyo, dan General Manager Kebun Tembakau Dwi Aprilla Sandi beserta jajaran Regional 5.

Teddy meninjau kebun tembakau seluas 675 hektar yang sebelumnya dikelola PTPN X. Ia memperhatikan detail budi daya, mulai dari jenis tanah, benih, suhu udara, pertumbuhan tanaman, hingga sistem pengairan dan pascapanen. Ia menekankan, hilirisasi cerutu Golden Djawa harus disertai komitmen menjaga mutu dan cita rasa dari bahan baku tembakau terbaik.

Dari kebun, Teddy melanjutkan peninjauan ke pabrik. Menurut dia, produk yang dapat diterima pasar adalah hasil kerja paralel dari hulu hingga hilir. Ia meminta komunikasi dan sinergi antara on farm (kebun) dan off farm (pabrik) dilakukan secara intensif agar alur produksi lancar dan kualitas tetap terjaga.

BACA JUGA :   LSM Malapetaka Sambangi Kapolda Lampung

“Produk cerutu PTPN I sangat familiar bagi penikmat cerutu di luar dan dalam negeri. Maka, komitmen menjaga mutu dan rasa mutlak harus dilakukan manajemen. Setiap tahapan produksi perlu dijalankan dengan sinergi antar lini yang baik, mulai dari budidaya, panen, sortasi, pengolahan, hingga pengemasan,” tegas Teddy.

Direktur Pemasaran dan Aset Manajemen Landi Rizaldi Mangaweang menambahkan, keberlanjutan bisnis tembakau perlu dijaga. Selain sebagai warisan leluhur bangsa yang kini dikelola PTPN I, produk Golden Djawa juga mengharumkan nama PTPN Group dan Indonesia di kancah internasional.

“Oleh karena itu, tetap jaga kekompakan dan soliditas seluruh jajaran Regional 5. Kami, jajaran Direksi PTPN I, akan mendukung penuh kebutuhan untuk menunjang kinerja kebun dan pabrik tembakau Ajong Gayasan,” ujar Landi.

Hal senada disampaikan Sekretaris Perusahaan Aris Handoyo yang menekankan pentingnya komitmen setiap insan PTPN I menjaga kualitas cerutu Golden Djawa. Menurut dia, keberlanjutan bisnis cerutu juga harus memberi manfaat bagi lingkungan dan sosial.

“Mari bersama-sama memberikan kontribusi terbaik untuk PTPN I dengan menghasilkan tembakau dan cerutu berkualitas. Brand Golden Djawa telah mendunia, maka penting menjaga kualitas, keberlanjutan bisnis, dan implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam proses bisnis hilirisasi ini,” jelas Aris. (*)

Facebook Comments