KINNI.ID, BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, kembali menjalankan aktivitasnya usai mengikuti retreat bersama seluruh kepala daerah di Magelang pada 21-28 Februari 2025. Pada Senin (3/3/2025), Gubernur Rahmat Mirzani langsung memimpin rapat koordinasi perdana bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Acara tersebut berlangsung di Balai Keratun Lt. 3, Kantor Gubernur Lampung.
Kedatangan Gubernur disambut oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Firsada, beserta sejumlah Kepala Perangkat Daerah.
Rapat ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan kebijakan pembangunan di Lampung, serta memastikan seluruh OPD bekerja secara sinergis mencapai target yang telah ditetapkan.
Dalam arahannya, Gubernur Rahmat Mirzani meminta seluruh Kepala OPD untuk menjalankan pemerintahan secara profesional, akuntabel, dan membentuk tim yang solid.
“Saya bersama Ibu Jihan Nurlela, Wakil Gubernur Lampung Periode 2025-2030, akan memimpin Provinsi Lampung selama lima tahun ke depan. Mari kita bersama-sama menghadirkan kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Lampung,” ujarnya.
Gubernur menegaskan bahwa pembangunan Provinsi Lampung dalam lima tahun ke depan akan berkontribusi pada pencapaian Visi dan Asta Cita pembangunan nasional. Visi tersebut, yakni “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas”, dijabarkan dalam tiga misi utama:
1. Mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan inovatif.
2. Memperkuat sumber daya manusia yang unggul dan produktif.
3. Meningkatkan kehidupan masyarakat yang beradab, berkeadilan, dan berkelanjutan, serta tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas.
Visi dan misi ini akan diwujudkan melalui 18 program kerja, dengan fokus pada tiga program prioritas dan tiga Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).
*Tiga Program Prioritas:*
1. Pemberian Makan Bergizi untuk Anak Sekolah dan Santri.
2. Menjadikan Lampung sebagai Lumbung Pangan Nasional.
3. Inisiasi Lumbung Energi Terbarukan.
*Tiga Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC):*
1. Mengoptimalkan potensi ekonomi desa dan daerah melalui peningkatan kapasitas BUMDes.
2. Menyediakan pupuk organik melalui pembangunan unit produksi mikro pupuk organik yang dikelola BUMDes.
3. Mewujudkan stabilitas harga pangan pokok dengan memprioritaskan produk lokal.
Gubernur meminta seluruh Kepala OPD untuk mengidentifikasi program dan kegiatan yang mendukung pencapaian program prioritas tersebut.
“Program ini harus menjadi pondasi bagi pembangunan Lampung ke depan,” tegasnya.
Gubernur juga menegaskan bahwa program pembangunan di Lampung harus selaras dengan program nasional, seperti Makan Bergizi Gratis, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, perbaikan layanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan, pembangunan 3 juta rumah, serta optimalisasi pembangunan di desa.
“Ini semua demi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ucapnya.
Selain itu, Gubernur menekankan prioritas pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan dan rekonstruksi jalan di 52 ruas jalan provinsi. Ia juga memberikan arahan terkait penguatan aspek perencanaan, penganggaran, pelaksanaan program, pengukuran kinerja, pelaporan, evaluasi, serta koordinasi dan sinergi antar perangkat daerah.
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, memberikan arahan terkait penanganan dan pengelolaan sampah, optimalisasi layanan kesehatan, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
“Kita harus memastikan bahwa semua program ini berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif, serta mendukung visi nasional menuju Indonesia Emas 2045. (KN/*)



