Warga Batam Keluhkan Sampah Berserakan dan Krisis Air Bersih

0
196

KINNI.ID, BATAM – Persoalan sampah dan air bersih masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan Batam (BP Batam).

Sampah terlihat berserakan dan menumpuk di sejumlah ruas jalan. Kondisi tersebut dinilai merusak estetika kota, mengganggu kesehatan, serta mencerminkan lemahnya tata kelola lingkungan.

Salah satu lokasi yang mengalami persoalan tersebut berada di wilayah Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam.

Terkait sampah yang berserakan di ruas jalan, awak media Kinni.id mencoba menghubungi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam melalui pesan singkat WhatsApp. Namun, hingga berita ini diterbitkan pada Jumat (4/9/2026), tidak ada tanggapan.

Selain persoalan sampah, masyarakat Kota Batam juga menghadapi persoalan air bersih. Pasokan air yang dikelola Air Batam Hilir (ABH) disebut tidak kunjung mengalir di sejumlah wilayah.

Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu. Bahkan, sebagian warga mengaku telah mengalami gangguan pasokan air bersih selama tujuh hari.

Salah seorang warga Bengkong Nusantara, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, yang identitasnya disebut dengan inisial “S”, mengatakan kondisi tersebut berdampak pada aktivitas keluarganya.

“Selama air tidak mengalir anak tidak dapat sekolah, karna tidak ada air untuk mandi bahkan untuk mencuci seragam sekolah.”

Pantauan awak media di Bengkong Nusantara menunjukkan sejumlah warga membawa jeriken dan galon untuk mengambil air dari tempat kerabat yang mereka kenal.

Warga juga mengaku harus menunggu hingga malam hari dengan harapan pasokan air kembali mengalir. Namun, hingga saat ini air belum kunjung mengalir. (Kn/Iw)

Facebook Comments
BACA JUGA :   "Pringsewu Menyapa" Disambut Antusias Masyarakat Banyumas