PHC Tak Hanya Suburkan Tanaman, Uji Coba pada Budidaya Lele Tunjukkan Hasil Positif

0
31

Kinni.id, Lampung Timur – Pupuk Hayati Cair (PHC) tidak hanya memberikan manfaat bagi sektor pertanian, tetapi juga mulai menunjukkan hasil positif pada budidaya perikanan, khususnya ikan lele.

Hal itu diungkapkan Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Tebing, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur, Yakup, saat mendampingi kunjungan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Senin (6/7/2026).

Yakup menjelaskan, kelompok taninya telah melakukan uji coba penggunaan PHC pada budidaya ikan lele. Hasilnya, pertumbuhan ikan dinilai lebih baik dengan kondisi yang lebih sehat.

“Kami mencoba mencampurkan PHC dalam sistem budidaya lele, dipadukan dengan pakan pelet dan maggot. Hasilnya sangat baik. Lele tumbuh sehat dan perkembangannya lebih maksimal,” ujarnya.

Menurut Yakup, temuan tersebut membuka peluang baru bahwa teknologi mikroba pada PHC tidak hanya bermanfaat meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman, tetapi juga berpotensi mendukung sektor perikanan budidaya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menilai inovasi tersebut sangat menarik dan layak terus dikembangkan.

“Ini menunjukkan PHC memiliki manfaat yang luas. Tidak hanya membantu tanaman, tetapi juga memiliki potensi mendukung budidaya ikan. Inovasi seperti ini harus terus dikembangkan agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” katanya.

Mirza menambahkan, PHC merupakan teknologi berbasis mikroba yang mudah diproduksi karena bahan bakunya tersedia di lingkungan sekitar. Dengan demikian, masyarakat dapat mengembangkan teknologi tersebut secara mandiri dan berkelanjutan.

Sebelum meninjau kolam budidaya lele dan kebun sawit, Gubernur juga mengunjungi lahan persawahan milik petani yang sedang memasuki masa persiapan tanam.

Tim Microba Center, Joni, menjelaskan bahwa PHC sebaiknya diaplikasikan sejak tiga hari sebelum masa tanam sebagai tahap pembenahan tanah.

“Pada fase lahan kosong, tanah terlebih dahulu disemprot PHC agar mikroba bekerja memperbaiki kondisi tanah. Dengan begitu saat padi ditanam, pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal,” jelasnya.

BACA JUGA :   Rahmat Mirzani Djausal-Ahmad Giri Akbar Resmi Pimpin DPD Partai Gerindra Lampung

Menurut Joni, pendekatan tersebut masih belum banyak dipahami petani. Karena itu, edukasi mengenai waktu dan cara penggunaan PHC menjadi bagian penting agar manfaat teknologi hayati tersebut dapat dirasakan secara maksimal.

Keberhasilan uji coba pada sektor pertanian maupun budidaya ikan lele menunjukkan PHC berpotensi menjadi salah satu inovasi yang dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung kesejahteraan petani dan pembudidaya ikan di Lampung. (Kn/*)

Facebook Comments