Gas PGN Bantu UMKM Lampung Hemat Ratusan Juta

0
551

KINNI.ID, LAMPUNG – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Lampung mulai merasakan manfaat penggunaan energi gas bumi dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Selain efisien dan ramah lingkungan, penggunaan gas PGN terbukti mampu menekan biaya operasional hingga ratusan juta rupiah per tahun.

Fadli Sandi, General Manager Sambal Seruit Buk Lin, mengatakan pihaknya mulai menggunakan gas PGN sejak 2023 di cabang Pahoman, Bandar Lampung.

“Awalnya sempat ragu, tapi setelah coba di Pahoman ternyata lebih hemat. Kalau dibandingkan cabang Sukarame yang masih pakai gas biasa, pemakaiannya bisa selisih 1,6 persen dari omzet. Kalau omzet di atas Rp1 miliar, penghematannya bisa Rp19 juta per bulan, setahun sekitar Rp228 juta,” ujar Fadli saat acara Media Gathering di Lampung Selatan, Sabtu (13/9/2025).

Menurut Fadli, produktivitas dapur juga meningkat karena api gas PGN lebih stabil sehingga makanan lebih cepat tersaji. Dari sisi keamanan pun lebih terjamin.

“Selama pakai PGN tidak pernah ada kebocoran. Kalau gas biasa, setahun bisa dua kali bocor. Jadi kami merasakan tiga manfaat langsung, hemat, produktif, dan aman,” katanya.

Hal serupa disampaikan Anne, pemilik restoran, katering, dan dua dapur SPPG. Ia mengaku sudah lebih dari tiga tahun beralih ke gas PGN.

“Dulu tagihan gas bisa sampai Rp28 juta, lebih mahal dari listrik. Sekarang jauh lebih hemat, praktis, dan aman. Tidak perlu repot bolak-balik isi ulang seperti gas tabung,” jelas Anne.

Sementara itu, Area Head PGN Lampung, Ahmad Abrar, menegaskan pihaknya terus mendorong pemanfaatan gas bumi oleh sektor UMKM. Menurut dia, harga ditetapkan langsung oleh BPH Migas sehingga lebih terjangkau, dengan proses registrasi gratis.

BACA JUGA :   Pertama Kali Digelar, Social Security Summit Cari Solusi Indonesia Lepas dari Middle Income Trap

“Per Agustus 2025, ada 81 UMKM di Bandar Lampung yang sudah jadi pelanggan, dengan 15 alamat lain dalam proses. Jadi sebentar lagi tembus 100. Untuk CNG, pelanggan UMKM kita sudah 70 sampai 80,” kata Abrar.

Ia menambahkan, program gas bumi itu diarahkan untuk sektor riil agar memberi dampak luas ke masyarakat.

“Program gas ini tujuan akhirnya di sektor-sektor riil, ya tentunya efek dominonya besar hingga ketersediaan lapangan pekerjaan,” ujarnya. (Ra/kn)

Facebook Comments