OJK Lampung Catat Kinerja Perbankan Tumbuh Positif

0
375

KINNI.ID, BANDARLAMPUNG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung mencatat kinerja perbankan pada kuartal III 2024 dengan pertumbuhan positif yang signifikan. Data terbaru menunjukkan total aset perbankan meningkat sebesar 9,54% year-on-year (yoy), dari Rp122,55 triliun pada kuartal III 2023 menjadi Rp134,25 triliun pada periode yang sama tahun ini. Dibandingkan dengan kuartal II 2024, aset perbankan juga naik 1,71% dari Rp131,99 triliun.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Otto Fitriandy menyampaikan bahwa penyaluran kredit atau perbankan perbankan juga mencatat peningkatan positif.

“Kredit yang disalurkan tumbuh 9,33% yoy, dari Rp76,37 triliun pada kuartal III 2023 menjadi Rp83,50 triliun pada kuartal III 2024. Dibandingkan kuartal II 2024, kredit tumbuh 2,29%, dari Rp81,63 triliun,” ucap Otto di Hotel Grand Mercure, Selasa (26/11/24).

Tiga sektor penerima kredit terbesar adalah Perdagangan besar dan ritel, dengan pangsa 22,85% senilai Rp19,00 triliun, konsumtif kepemilikan peralatan rumah tangga/multiguna, dengan pangsa 19,53% senilai Rp16,24 triliun serta sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan , dengan pangsa 13,52% senilai Rp11,24 triliun.

Sementara itu, rasio kredit bermasalah (NPL) Lampung pada kuartal III 2024 tercatat menurun menjadi 2,51%, dibandingkan 2,71% pada kuartal III 2023. Namun jika dibandingkan dengan kuartal II 2024, NPL sedikit meningkat sebesar 2,43%.

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mencatat kenaikan signifikan. DPK meningkat 6,68% yoy, dari Rp63,92 triliun pada kuartal III 2023 menjadi Rp68,19 triliun pada kuartal III 2024. Dibandingkan kuartal II 2024, DPK naik 2,84%, dari Rp66,31 triliun.

Kredit untuk sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencatat pertumbuhan pesat, mencapai Rp33,48 triliun, meningkat 14,42% atau Rp4,22 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Rasio kredit bermasalah untuk UMKM tetap terjaga di bawah 5%, yakni sebesar 4,12%.

BACA JUGA :   Pemprov Lampung Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Idul Fitri

OJK Lampung terus mendukung stabilitas sektor keuangan melalui kebijakan yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam manajemen risiko.

“Kinerja perbankan yang solid ini mencerminkan komitmen sektor perbankan dalam mendukung perekonomian Lampung,” tutup Otto. (Kn/*)

Facebook Comments