Budiyono dan Harapan Baru Masa Depan Unila

0
36

Oleh: Ardian Hasibuan, S.H., M.H.
Praktisi dan Akademisi Hukum

KINNI.ID, BANDAR LAMPUNG – Dr. Budiyono, S.H., M.H., dinilai layak memimpin Universitas Lampung (Unila) untuk periode 2027–2031. Penilaian tersebut didasarkan pada rekam jejak akademik, pengalaman kepemimpinan, integritas, serta dukungan yang diperolehnya dari lingkungan internal kampus dan alumni.

Salah satu indikator dukungan tersebut terlihat dalam proses penyaringan calon rektor oleh Senat Universitas Lampung pada 29 Oktober 2026. Dalam tahapan itu, Budiyono memperoleh suara terbanyak dengan 22 suara senat, mengungguli kandidat lainnya.

Selain dukungan dari internal kampus, Budiyono dinilai memiliki kedekatan dengan Unila karena merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Lampung. Latar belakang tersebut dianggap menjadi modal untuk memahami kondisi, tantangan, serta potensi pengembangan universitas.

Dari sisi visi, Budiyono mengusung semangat transformasi melalui gagasan Go Beyond Achievement. Visi tersebut diarahkan untuk mendorong Unila tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menghasilkan riset dan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Implementasi visi itu diharapkan dapat memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap berbagai sektor strategis di Lampung, seperti industri, pertanian, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan demikian, hasil penelitian dan inovasi kampus tidak berhenti pada lingkungan akademik, tetapi dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat nasional dan internasional.

Di bidang tata kelola, latar belakang Budiyono sebagai akademisi hukum dan pengalamannya sebagai mantan Ketua Satuan Pengendalian Internal (SPI) Unila dinilai menjadi modal penting. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam pengelolaan perguruan tinggi.

Dengan pengalaman akademik dan kepemimpinan, kedekatan dengan lingkungan kampus, serta visi pengembangan universitas, Budiyono dipandang memiliki modal untuk membawa Unila menjadi perguruan tinggi yang lebih maju, unggul, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA :   Peringati Hari Kartini NWLF Gelar Webinar Mendidik Anak Tanpa Emosi

Dukungan suara terbanyak dalam penyaringan senat juga menjadi salah satu pertimbangan yang memperkuat posisinya dalam proses pemilihan Rektor Unila periode 2027–2031.

Bandar Lampung, 1 November 2026.

Facebook Comments