Tubaba Football League U-17 Resmi Bergulir, Momentum Mencetak Talenta Sepak Bola Masa Depan

0
26

KINNI.ID, TUBABA – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menunjukkan komitmennya dalam pembinaan atlet muda melalui pembukaan Tubaba Football League U-17 Season 1 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Tiyuh Totokaton, Kecamatan Batu Putih, Senin (27/7/2026).

Kompetisi yang dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Tubaba, Untung Budiono, tersebut turut dihadiri Ketua KONI Tubaba Kodari, Camat Batu Putih, Camat Way Kenanga, serta unsur panitia dan pecinta sepak bola dari berbagai kecamatan.

Liga usia muda ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan sepak bola di Tubaba sekaligus menjadi wadah pencarian dan pengembangan talenta muda yang diproyeksikan mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Sebanyak enam klub ambil bagian dalam kompetisi perdana ini, yakni Way Kenanga FC, Batu Putih FC, Gunung Agung FC, Lambu Kibang FC, Pagar Dewa FC, dan Gunung Terang FC.

Laga pembuka mempertemukan Batu Putih FC menghadapi Way Kenanga FC. Dalam pertandingan tersebut, Way Kenanga FC berhasil mengawali kompetisi dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Batu Putih FC.

Dalam sambutannya, Untung Budiono menyampaikan bahwa penyelenggaraan Tubaba Football League U-17 yang mengusung tema “Membangun Kolaborasi Meraih Mimpi, Menggapai Prestasi Mendunia” merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembinaan sepak bola usia muda di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

“Kompetisi ini tidak sekadar menghadirkan pertandingan, tetapi menjadi ruang pembinaan dan pengembangan talenta muda yang memiliki potensi menjadi atlet masa depan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tubaba terus berupaya membangun sistem pembinaan sepak bola yang berkelanjutan. Menurutnya, kompetisi bukan hanya tentang perebutan gelar juara, melainkan juga sarana membentuk karakter, meningkatkan kemampuan, serta mengasah mental bertanding para pemain muda.

BACA JUGA :   Fitoni Hasan: PAN Lampung Targetkan Semua Dapil Terisi pada Pileg 2024

Selain berdampak pada pembinaan olahraga, Untung menilai penyelenggaraan liga juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi pertandingan.

“Keberhasilan kompetisi ini tidak hanya diukur dari hasil akhir pertandingan, tetapi dari sejauh mana mampu melahirkan pemain-pemain muda yang disiplin, sportif, bermental kuat, dan memiliki kualitas untuk bersaing di level yang lebih tinggi,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen sepak bola di Tubaba, mulai dari pengurus PSSI, pelatih, wasit, klub, hingga para pemain, untuk menyatukan visi dalam membangun ekosistem sepak bola daerah yang semakin maju, kompetitif, dan berprestasi. (Kn/*)

Facebook Comments