PTPN I Regional 7 dan BKKBN Bersinergi Turunkan Angka Stunting di Lampung

0
423

KINNI.ID, Lampung Tengah — PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) melalui Regional 7 menunjukkan komitmen mendukung percepatan penurunan stunting di Provinsi Lampung. Dalam acara Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting (Genting) Provinsi Lampung, PTPN I menyerahkan bantuan kepada 200 Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Kabupaten Lampung Tengah dan Pesawaran.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji. Ia didampingi Bupati Lampung Tengah Ardito, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTPN I Doni P Gandamihadrja, serta Region Head PTPN I Regional 7 Tuhu Bangun, dalam kegiatan yang berlangsung di Desa Poncowarno, Kecamatan Kalirejo, Rabu (24/9/2025).

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTPN I, Doni P Gandamihadrja, menyatakan pihaknya konsisten mendukung program penurunan stunting di berbagai wilayah kerja.
“Sebelumnya pada bulan Juni yang lalu, PTPN I telah melaksanakan penyaluran bantuan serupa di Regional 2 PTPN I Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Kecamatan Pangalengan,” ujar Doni.

Ia menambahkan, khusus di Lampung, bantuan ini merupakan yang kedua melalui PTPN I Regional 7.
“Ini komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam program pengentasan stunting yang menjadi salah satu prioritas nasional. Bantuan yang diberikan yakni nutrisi bagi 200 Keluarga Risiko Stunting (KRS), terdiri atas 100 KRS di Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, serta 100 KRS lainnya di Kecamatan Gedong Tataan, Negeri Katon, dan Way Lima, Kabupaten Pesawaran,” jelasnya.

Selain nutrisi, PTPN I juga menyalurkan bantuan non-nutrisi berupa perbaikan rumah tidak layak huni dan penyediaan jamban sehat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat. Program bedah rumah dilakukan di dua titik, masing-masing satu rumah di Lampung Tengah dan satu di Pesawaran. Untuk mendukung sanitasi layak, dibangun enam unit jamban sehat di dua kabupaten tersebut.

BACA JUGA :   Kepalo Bujung Sari Marga Kecamatan Pagardewa Bagikan BLT untuk 105 KPM

Doni berharap dukungan ini dapat membantu keluarga penerima manfaat memperoleh asupan gizi lebih baik, lingkungan hunian yang sehat, dan akses sanitasi yang layak.
“Dengan demikian, kualitas tumbuh kembang anak-anak di keluarga risiko stunting akan semakin meningkat dan mampu mendukung terwujudnya generasi masa depan yang sehat, cerdas, serta produktif,” ujarnya.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mengapresiasi sinergi lintas sektor, termasuk dukungan PTPN I sebagai “Orang Tua Asuh” dalam program penurunan stunting. Ia menegaskan, penyebab stunting tidak hanya kekurangan gizi, tetapi juga faktor non-nutrisi.
“Stunting itu sebabnya ada nutrisi dan non-nutrisi. Yang non-nutrisinya itu air bersih, sanitasi, dan MCK. Kalau untuk nutrisi ini kami sudah bantu 200 warga sini, yang dibantu selama enam bulan ke depan untuk kita bantu nutrisi,” jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Wihaji juga meninjau satu keluarga penerima bantuan. Dari hasil pemeriksaan bersama Bupati Lampung Tengah Ardito, yang juga seorang dokter, dua dari tiga anak keluarga tersebut menunjukkan potensi stunting akibat kondisi sanitasi dan MCK yang buruk.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Wihaji melakukan peletakan batu pertama pembangunan perbaikan rumah bantuan PTPN I Regional 7. Ia didampingi Bupati Lampung Tengah Ardito, Anggota DPR RI Hanan Razak, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTPN I Doni P Gandamihardja, serta Region Head PTPN I Regional 7 Tuhu Bangun.

Menteri Wihaji juga meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) tepat sasaran. (Kn/*)

Facebook Comments