Dukung Ketahanan Pangan PTPN I Tanam 50 Ribu Hektare Kelapa

0
186

KINNI.ID, JAKARTA – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I berencana mengembangkan komoditas kelapa hingga mencapai 50 ribu hektare sebagai bagian dari upaya mendukung program Ketahanan Pangan Nasional. Komoditas baru di bawah Subholding Supporting Co PTPN Group ini akan ditanam di lahan cadangan milik PTPN I yang tersebar di sejumlah wilayah, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Tenggara.

Program penanaman ini dirancang sebagai program jangka menengah dan dijadwalkan mulai berjalan pada September 2025.
Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menyampaikan hal tersebut di Jakarta, Jumat (25/7/2025). Ia menegaskan bahwa program ketahanan pangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto tidak hanya menyangkut beras, minyak goreng, dan gula putih, tetapi juga bahan pangan pendukung lainnya yang perlu diakselerasi.

“Mungkin ada yang beranggapan, kedaulatan pangan itu hanya berfokus pada beras, minyak goreng, dan gula putih saja. Padahal, ada juga bahan pangan pendukung lainnya yang perlu untuk diciptakan ekosistemnya, termasuk hilirisasi komoditas kelapa sehingga stok bahan pangan tersebut dapat mencukupi kebutuhan masyarakat dengan harga yang stabil. Itulah mengapa kami mengambil prakarsa untuk mengembangkan komoditas kelapa. Sebab, kita tahu ketergantungan konsumsi kita terhadap kelapa cukup tinggi,” kata Teddy.

Teddy menjelaskan, kecintaan masyarakat terhadap cita rasa kuliner nusantara yang gurih membuat permintaan terhadap kelapa sangat tinggi. Ia mencontohkan makanan khas Padang, yang banyak menggunakan santan, menjadi bukti tingginya konsumsi kelapa.

“Secara kasat mata, kita bisa lihat di masyarakat betapa permintaan bahan kelapa cukup tinggi. Misalnya kuliner Nusantara yang identik dengan cita rasa bumbu santan kelapa dalam olahan makanan, seperti makanan Padang atau makanan khas daerah lainnya. Karena itu, PTPN I melihat peluang usaha yang prospek terhadap komoditas kelapa ini, sekaligus mendukung program ketahanan pangan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

BACA JUGA :   Antusias Warga Pemilih Tanjung Ganti I Dalam Pesta Demokrasi 2024

Namun, ia menekankan bahwa rencana tersebut tetap memerlukan kajian yang matang. Menurut Teddy, pengembangan kelapa telah dirancang oleh divisi teknis terkait di PTPN I dan akan melibatkan lembaga riset independen, mulai dari studi kelayakan hingga teknik budi daya terkini.

“Proyeksi pengembangan komoditas kelapa ini akan dikaji secara komprehensif sehingga target dan tujuan program ini tepat sasaran, khususnya dalam hal ketahanan pangan dan keberlanjutan usaha PTPN I. Untuk mendukung kajian tersebut, kami akan menggandeng lembaga riset independen,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo, menambahkan bahwa program ini akan dijalankan dengan mempertimbangkan prinsip tata kelola yang baik, termasuk aspek lingkungan dan sosial.

“Lahan cadangan kami cukup luas dan tersebar di beberapa provinsi yang menjadi wilayah kerja PTPN I. Program ini diawali dengan proses kajian yang komprehensif sehingga terpenuhi aspek ESG, yakni aspek regulasi, aspek lingkungan, aspek kebermanfaatan, dan aspek keberlanjutan. PTPN I berharap, program ini bisa berjalan dengan baik sehingga mendukung program ketahanan pangan dan stabilitas harga pangan nasional,” tegas Aris. (Kn/*)

Facebook Comments