PTPN I Regional 2 Replanting 14.000 Hektare Dorong Hilirisasi

0
334

KINNI.ID, BANDUNG – PTPN I Regional 2 (eks PTPN VIII) menjadwalkan program penanaman kembali (replanting) secara masif pada tahun 2026. Program ini akan menyasar komoditas karet, kelapa (konversi dari karet), kopi, dan teh di sejumlah lokasi di Provinsi Jawa Barat. Langkah tersebut bertujuan membangun kembali unit-unit kerja (kebun) untuk meningkatkan produksi dan produktivitas, menyerap tenaga kerja, serta menggerakkan ekonomi kawasan sehingga mengurangi kemiskinan.

Informasi itu disampaikan SEVP Operasional PTPN I Regional 2, Iyan Heryanto, di Bandung, Selasa (21/10/2025). Ia mengatakan, Kantor Pusat PTPN I telah menyetujui proposal pembaruan tanaman pada komoditas karet, kelapa, kopi, dan teh. Menurutnya, kebijakan ini menjadi angin segar bagi Regional 2 dan masyarakat Jawa Barat pada umumnya, karena beberapa komoditas yang akan diremajakan memiliki prospek bisnis yang cerah.

“Sekitar 14.000 hektare areal kebun PTPN I Regional 2 dijadwalkan dilakukan replanting pada tahun 2026. Keinginan kami, tahun 2026 kondisi unit-unit perkebunan sudah jauh lebih baik dan optimal,” ujar Iyan Heryanto.

Program replanting ini mencakup berbagai lokasi utama di Jawa Barat, antara lain di Subang, Wangunreja, Cianjur, Sukabumi, Bandung, Garut, Ciamis, Panglejar, dan Maswati di Cikalong Wetan. Seluruh kegiatan replanting ini didukung oleh pendanaan dari Danantara.

“Komoditas utama lokasi replanting di Kebun Wangunreja, Subang (karet), Kebun Agrabinta dan Cikaso (kelapa), serta Kebun Panglejar dan Maswati Bandung Barat (kopi dan teh),” kata Iyan.

Ia menambahkan, program replanting merupakan salah satu implementasi dari visi Hilirisasi Nasional. Program penanaman kembali secara besar-besaran ini menjadi bagian fundamental dari strategi PTPN I untuk memastikan ketersediaan bahan baku berkualitas, yang sejalan dengan visi hilirisasi komoditas strategis.

Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas membenarkan rencana besar tersebut. Ia menjelaskan, replanting merupakan hulu dari upaya hilirisasi perusahaan. Sebagai Subholding SupportingCo, PTPN I telah mengalokasikan investasi dan sumber daya untuk mempercepat hilirisasi.

BACA JUGA :   Pemprov Lampung Persiapkan Rangkaian Acara Peringatan HUT RI ke -79 di Kota Baru

“Fokus kami adalah mengubah komoditas mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi. Regulasi yang sekarang lebih progresif membuka ruang bagi kami untuk lebih kreatif,” terang Teddy.

Teddy menegaskan, replanting dan hilirisasi merupakan misi multi-sektor yang selaras dengan visi perusahaan.

“Program hilirisasi ini ibarat pepatah sekali dayung dua-tiga pulau terlampaui. Industri tumbuh, ekonomi kawasan bergulir lebih cepat, tenaga kerja terserap, dan kemiskinan berkurang. Ini sebangun dengan visi-misi PTPN sejak awal berdiri sebagai agent of development dan agent of change, yang sangat pas dengan PTPN I sebagai entitas padat karya di pelosok negeri,” ujarnya.

Komitmen PTPN I Regional 2 dalam replanting 14.000 hektare menjadi bukti keseriusan perusahaan untuk tidak hanya memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen komoditas, tetapi juga sebagai pemain utama dalam industri pengolahan produk perkebunan bernilai tambah tinggi di kancah global. (Kn/*)

Facebook Comments