PTPN I Tanam 2.000 Pohon di Kaki Gunung Salak, Lanjutkan Program Sejuta Pohon

0
137

KINNI.ID, JAKARTA – Sebanyak 100 relawan terlibat dalam aksi penanaman pohon di Kaki Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/8/2025). Program yang diinisiasi PTPN I ini merupakan lanjutan dari Program Penanaman Sejuta Pohon dan menyasar Kampung Loji, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Bogor.

Relawan yang terlibat terdiri dari karyawan PTPN I, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, personel Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, Forum Komunikasi Masyarakat Gunung Salak, unsur pemerintah desa, serta masyarakat sekitar.

Mengusung tema “Hijaukan Negeri, Wujudkan Kemerdekaan Berkelanjutan”, PTPN I menggandeng berbagai unsur masyarakat peduli lingkungan. Penanaman difokuskan pada lahan di bantaran sungai. Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo, mengatakan lokasi tersebut dipilih untuk mendukung pemulihan ekosistem dan fungsi daerah aliran sungai (DAS) di Jawa Barat.

“Penanaman pohon hari ini merupakan pelaksanaan Program Tanam Sejuta Pohon PTPN I. Secara bertahap kami laksanakan di berbagai tempat di seluruh unit kerja. Untuk kali ini, kami menyasar bantaran sungai di Kaki Gunung Salak. Pilihan ini sesuai dengan kebutuhan dan permintaan masyarakat yang kami akomodasi,” kata Aris dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (24/8/2025).

Dalam aksi sehari itu, relawan berhasil menanam lebih dari 2.000 bibit pohon yang terdiri atas tanaman buah dan pohon konservasi. Bibit dibeli dari dana tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL/CSR) PTPN I. Penanaman dilakukan secara serentak dengan sistem penugasan jumlah batang, lokasi, dan tanggung jawab tiap relawan.

“Secara umum para relawan sudah kami bekali panduan dasar tentang bagaimana cara menanam, kedalaman lubang, jarak tanam, termasuk jarak dari sungai. Jadi, hari ini bisa kami tuntaskan sekitar 2.000 batang dengan kerapatan 400 batang per hektare, setara dengan lima hektare lahan,” ujar Aris.

BACA JUGA :   Pasca Cuaca Ekstrem, PLN Gerak Cepat Pulihkan 100 Persen Kelistrikan Dua Kabupaten di Lampung

Ia menegaskan, PTPN I berkomitmen mengimplementasikan TJSL sebagai bagian dari pilar bisnis berkelanjutan. “Kami meyakini langkah nyata seperti ini, sekecil apa pun, akan membawa dampak positif besar bagi lingkungan dan masyarakat di masa depan. Kelestarian lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari keberhasilan perusahaan. Ini bukan sekadar kewajiban, melainkan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan bisnis dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Subdivisi TJSL PTPN I, M. Alif Azizi, yang hadir langsung dalam kegiatan itu, menambahkan penanaman pohon di kaki Gunung Salak bertujuan memperkuat daerah tangkapan air dan mengurangi risiko bencana. “Dengan ekosistem yang lestari, potensi wisata juga bisa tumbuh dan mendorong ekonomi desa,” kata Alif.

Ia menjelaskan, Gerakan Penanaman Sejuta Pohon PTPN I ditargetkan rampung pada 2027 dengan rincian penanaman 280.000 pohon pada 2025, 340.000 pohon pada 2026, dan 380.000 pohon pada 2027. “Melalui gerakan ini, PTPN I berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap mitigasi perubahan iklim, konservasi air, serta peningkatan kualitas lingkungan bagi masyarakat dan generasi mendatang,” ujar Alif.

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Gunung Salak, Haidin Deni S., mengapresiasi dukungan dari seluruh pihak. “Kami berterima kasih kepada Dinas Kehutanan Provinsi, Kementerian Lingkungan Hidup, dan PTPN I atas dukungan luar biasa ini. Kami sebagai masyarakat berkomitmen menjaga dan merawat tanaman yang baru ditanam,” ujarnya. (Kn/*)

Facebook Comments