Kebun Tebu KSO Takalar PTPN I Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

0
814

Kinni.id, TAKALAR – Memasuki musim giling 2025, Kebun Tebu KSO Takalar PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) menyerap lebih dari 1.500 tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Pasokan tebu tersebut diolah di Pabrik Gula (PG) Takalar.

Sebelumnya, PG dan kebun tebu dikelola PTPN I Regional 8 yang juga memberi manfaat besar bagi penyerapan tenaga kerja lokal. Legacy itu kini diteruskan melalui pola kerja sama operasional (KSO) antara PTPN I dengan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN). Kehadiran kebun tebu KSO Takalar menjadi penggerak ekonomi daerah melalui meningkatnya daya beli masyarakat.

“Saat memasuki periode buka giling seperti ini, daya beli masyarakat naik untuk berbelanja kebutuhan pokok dan lainnya di pasar atau toko sekitar. Masyarakat yang bekerja sebagai tenaga tebang memperoleh upah harian, kemudian berbelanja, sehingga omzet pedagang naik, perputaran barang dagangan cepat, dan perekonomian setempat lebih sejahtera,” kata Sekretaris Perusahaan PTPN I Aris Handoyo di Jakarta, Jumat (29/8/2025).

Aris menegaskan, PTPN Group sebagai perusahaan milik negara memiliki misi sosial yang kuat. Menurut dia, kebun KSO tebu dan PG Takalar yang secara aset berada dalam wilayah PTPN I Regional 8 dan kini dikelola PT SGN, signifikan perannya sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.

“Sejak lama PTPN I Regional 8 Kebun Takalar dan saat ini manajemen KSO PT SGN menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Pada musim giling tahun ini, perusahaan menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja harian, khususnya penebang tebu, yang sebagian besar berasal dari warga lokal,” ujarnya.

“Kami sangat bersyukur dapat menjadi bagian dari solusi ekonomi bagi warga sekitar. Setiap musim panen, kami membuka kesempatan kerja cukup banyak untuk masyarakat, terutama bagi para petani,” tambah Aris.

BACA JUGA :   MoU Kebun Gunung Gambir dengan Kejaksaan Negeri Jember

Pernyataan Aris dibenarkan pekerja borongan tebang tebu di Kebun Takalar. Ramlah Tayu, salah seorang penebang, mengatakan ia dan ribuan pekerja lain selalu menunggu musim giling PG Takalar.

“Ya, terus terang kami sangat menunggu musim giling ini. Sebab, kalau menjadi tenaga tebang, kami punya penghasilan tambahan. Upahnya lumayan dan cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah bisa untuk nabung juga,” tuturnya.

Kebun tebu KSO Takalar PTPN I bersama PT SGN berkomitmen terus menjalin sinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah untuk menciptakan dampak positif berkelanjutan. Penyerapan tenaga kerja lokal merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pada musim giling tahun ini, PG Takalar juga bekerja sama dengan warga setempat dengan menyewa 80 truk dan 150 mobil pikap untuk mengangkut tebu dari kebun ke pabrik. Program ini tidak hanya memastikan kelancaran pasokan, tetapi juga memberi peluang pendapatan bagi pemilik kendaraan dan sopir dari desa-desa sekitar.

“Kami bangga bisa berkolaborasi dengan masyarakat Takalar. Inisiatif ini bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk tumbuh bersama lingkungan sekitar. Dengan menyewa armada dari masyarakat, kami membantu pergerakan ekonomi lokal sekaligus membangun hubungan yang kuat dan saling menguntungkan,” ujar Aris.

Ia menambahkan, kerja sama semacam ini diharapkan menjadi model bagi industri lain dalam menciptakan sinergi harmonis antara perusahaan dan masyarakat. “PTPN I berkomitmen terus menjalankan program berkelanjutan guna mendukung kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya,” kata Aris. (Kn/*)

Facebook Comments