Gelar Rakerda III DPD PDI-P Lampung Target Menang Lagi

0
180

Kinni.id, Bandar Lampung – DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III yang digelar di Sheraton Hotel, Bandarlampung, Jum’at (02/09/22).

Dalam kegiatan rakerda tersebut dihadiri oleh petinggi-petinggi partai lainnya. Seperti Edy Irawan Arief (Demokrat), Elly Wahyuni (Gerindra), Noverisman Subing (PKB), Rakhmat Husein (NasDem), Mufti Salim (PKS), Azwar Yakub (Golkar), Irham Ja’far Lan Putra (PAN).

Dalam sambutannya, Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Sudin SE menyampaikan dalam berpolitik berbeda pilihan itu wajar, yang terpenting dapat saling menciptakan kenyamanan untuk masyarakat.

“Beda pilihan wajar, beda pemahaman wajar tapi kita tidak boleh terpecah belah. Kita ciptakan politik yang aman di provinsi Lampung,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Sudin juga menyampaikan kerja-kerja partai sudah mulai dilakukan, meskipun tidak mudah dan melelahkan.

“Sebagai partai pemenang, kita sudah harus mulai kerja. Meskipun tidak mudah, meski melelahkan kita harus melakukan untuk dapat membawa kemenangan hattrick,” tambahnya.

Kemudian, Arinal Djunaidi Gubernur Lampung yang hadir Rakerda PDI Perjuangan mengatakan PDI Perjuangan selalu dapat memberikan komunikasi yang baik.

“Ada kesejukan yang saya rasanya baik itu eksekutif maupun legislatif, karena saat melaksanakan tugas negara. Kita bersama meski dari masing-masing partai yang berbeda tapi kita bersatu dalam mengambil keputusan untuk masyarakat Lampung yang lebih baik,” ucap Arinal yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Lampung.

Selanjutnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pangan, Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup, I Made Urip juga menyampaikan sesuai hasil kongres, maka diberikan kewenangan ke ketua umum sebagai pemegang hak preogratif. Hal itu untuk menentukan siapa calon presiden yang diusung PDIP pada Pemilu 2024.

“Untuk usulan DPD dan DPC hingga kini belum ada, tapi nanti jika memang ada usulan, maka finalnya ada di ketua umum. Jadi artinya, semua kader PDI Perjuangan harus mendengarkan hak preogratif ketua umum,” kata I Made Urip saat membuka Rakerda.

BACA JUGA :   Eva - Deddy di Diskualifikasi Keluarga Besar NU Tuding Bawaslu Bangun Opini Bukan Fakta

Disinggung terkait gambaran bakal calon yang diusung, PDIP membaca di media sosial dan hasil survei itu nama-namanya banyak, baik yang masuk ke partai maupun lainnya. Namun I Made menilai prosesnya masih dinamis.

“Namanya politik itu dinamis apalagi rentang waktunya baru September 2023. Untuk prosesnya boleh-boleh saja, karena ini masih sangat dinamis,” ujar I Made Urip. (KN)

Facebook Comments