Bank Lampung Siap Menggantikan Uang Nasabah Korban Skimming

0
237

Kinni.id, Bandar Lampung – Maraknya pemberitaan terkait hilangnya saldo di rekening nasabah Bank Lampung secara tiba-tiba, terkait hal tersebut pihak Bank Lampung menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir.

Setelah dilakukan konfirmasi via telpon oleh Kinni.id kepada pihak Bank Lampung dalam hal ini Edo Lazuardi sebagai Humas Bank Lampung.

Edo menyampaikan untuk masyarakat tidak perlu khawatir, jika uang yang hilang merupakan korban skimming. Pihak Bank Lampung akan bertanggung jawab penuh untuk melakukan penggantian.

“Jika terbukti nasabah adalah korban skimming maka Bank Lampung akan melakukan penggantian, untuk itu masyarakat tidak perlu resah. Tapi hal itu juga harus dibuktikan terlebih dahulu, supaya nantinya tidak ada orang laporan ngaku-ngaku tapi bukan korban skimming,” ujar Edo, Selasa (07/06/22).

Diketahui, kejahatan Skimming adalah tindakan pencurian data kartu ATM seperti PIN dan nomor kartu. Skimming dilakukan dengan memasangkan alat yang disebut Skimmer pada lubang kartu di mesin ATM dan memasangkan kamera mini untuk meng capture PIN. Tindakan pidana Skimming ini bukan merupakan hal baru dalam dunia perbankan.

Edo juga menyampaikan nasabah Bank Lampung dapat melakukan beberapa tindakan untuk dapat menghindari terjadinya skimming.

“Supaya masyarakat dapat terhindar dari skimming, masyarakat dapat melakukan beberapa tindakan. Seperti pergantian PIN secara berkala minimal 3 bulan sekali, kemudian menutupi PIN saat melakukan transaksi di ATM, kemudian menutupi no. Kartu ATM,” tambahnya.

Terkait skimming yang terjadi di Bank Lampung, Edo menegaskan bahwa sudah membentuk tim investigasi.

“Saat ini sudah kita lakukan tindakan preventif supaya tidak meluas, kita sudah membentuk Tim investigasi yang saat ini sedang bekerja, namun tidak bisa buru-buru,” tegasnya.

Edo berharap nasabah dan masyarakat Lampung dapat bersikap tenang dan bijak serta tidak terbawa oleh isu – isu yang beredar.

“Karena tindakan kejahatan skimming ini juga pernah terjadi juga di Bank-Bank lainnya. Karena jika skimming ini artinya bukan Bank- nya yang diserang, tapi daerahnya,” tutupnya. (KN)

Facebook Comments